Gempur TBC! Sumenep Gencarkan Program TOS TBC, Target Eliminasi 2039

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Syahwan Effendi Diacara Dinkes P2KB Sumenep

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Syahwan Effendi Diacara Dinkes P2KB Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebagai daerah dengan peringkat kedua tertinggi penderita Tuberkulosis (TBC) di Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tak tinggal diam.

Melalui Dinas Kesehatan P2KB, Pemkab kembali menggeber program Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis (TOS TBC) demi menekan laju penularan penyakit menular ini.

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Syahwan Effendi, mengatakan bahwa penemuan kasus TBC dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren fluktuatif, sehingga dibutuhkan penanganan kolektif, sistematis, dan terintegrasi lintas sektor.

“Situasi ini perlu penanganan TBC yang sistematis dan kolektif dari berbagai unsur dengan pola integratif secara multisektoral,” ujar Syahwan, Minggu (9/11/2025).

Langkah ini, lanjutnya, menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Sumenep untuk mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2039.

Baca Juga :  Menguatkan Perempuan Pesisir: KPPI Sumenep Gelar Workshop dan Pelantikan di 55 Desa

Pemkab juga memperkuat kemitraan dan integrasi di tingkat daerah sebagai fondasi pencegahan dan penanggulangan yang berkelanjutan.

Dari data Dinkes P2KB, kasus TBC di Sumenep tahun 2023 tercatat sebanyak 2.556 jiwa, naik menjadi 2.589 jiwa pada tahun 2024, sementara hingga akhir Oktober 2025 telah ditemukan 2.209 kasus baru.

“Untuk mencapai eliminasi TBC, Pemkab membutuhkan dukungan dari berbagai pihak mulai dari unsur multisektoral, akademisi, dunia usaha, komunitas, hingga media,” tegas Syahwan.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan penguatan di akar masyarakat, Pemkab Sumenep berharap rantai penularan TBC bisa segera diputus dan cita-cita Sumenep bebas TBC 2039 bukan sekadar wacana. (REDJAVA****)

Baca Juga :  STEI Walisongo Sampang Resmi Miliki Prodi PAI, Langkah Baru Perkuat Pendidikan Islam di Madura

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru