JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Suasana duka menyelimuti Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura. Dua bocah laki-laki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Pantai Dusun Mamburit, Sabtu (4/10/2025) pagi.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Kedua korban, masing-masing M.B.N. (2) dan A.A. (4), warga setempat, diketahui bermain di sekitar rumah mereka yang tak jauh dari bibir pantai.
Namun, hingga satu jam berlalu, keduanya tak kunjung kembali. Pencarian pun dilakukan oleh keluarga dan warga setempat.
“Pada saat itu kondisi air laut sedang pasang. Sekitar pukul 09.00 WIB, kedua korban ditemukan mengapung di pinggir pantai dalam keadaan meninggal dunia,” kata Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (05/12/2025)
Warga yang menemukan segera mengevakuasi kedua korban ke rumah masing-masing. Tangis pecah di sepanjang jalan desa, seiring kabar duka yang cepat menyebar di kalangan masyarakat pesisir Mamburit.
Petugas dari Polsek Kangean kemudian tiba di lokasi kejadian. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mencatat keterangan dari sejumlah saksi yang melihat peristiwa tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau dugaan tindak pidana,” ujar Kapolsek Kangean AKP Datun Subagyo.
Ia menambahkan, pihak keluarga korban menolak dilakukan visum dan telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah.
“Keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini sebagai takdir dari Allah SWT. Pihak kepolisian turut berduka dan berharap keluarga diberi ketabahan,” ucap Datun.
Hingga Sabtu sore, situasi di lokasi kejadian dilaporkan kondusif. Aparat kepolisian terus memantau wilayah pesisir untuk mencegah peristiwa serupa terulang kembali, terutama saat kondisi air laut sedang pasang.
“Polres Sumenep mengimbau warga pesisir agar lebih waspada dan mengawasi anak-anak yang bermain di sekitar pantai,” tutur AKP Widiarti menegaskan.
Kini, pantai yang menjadi tempat bermain anak-anak Mamburit itu kembali sepi. Ombak berdebur pelan, seolah ikut meratapi dua nyawa kecil yang berpulang terlalu cepat. (REDJAVA****)











