JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Indonesia kembali bikin bangga! Bendera Merah Putih berkibar megah di ajang International Martial Arts Contest (IMAC) 2025 yang digelar di Chungju, Korea Selatan, 11–15 September 2025.
Adalah Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih yang tampil luar biasa hingga menyabet gelar Juara Umum, usai meraih dua medali emas dan satu perunggu. Prestasi ini kian spesial karena Perisai Putih bersaing dengan ratusan atlet bela diri dari berbagai negara.
Di balik kesuksesan itu, ada sosok wakil rakyat yang diam-diam berperan besar. Dia adalah Lita Machfud Arifin, anggota Komisi X DPR RI.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berkat dorongan dan perjuangannya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akhirnya memfasilitasi keberangkatan tim Perisai Putih ke panggung dunia.
“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa. Kita wajib hadir di panggung internasional. Itu sudah menjadi tugas saya untuk memperjuangkan,” kepada Lita, Rabu (24/09/2025)
Dukungan tersebut berbuah manis. Bahkan, Presiden World Martial Arts Union (WoMAU) memberikan penghargaan khusus kepada Lita Machfud Arifin atas kontribusinya.
Pengakuan ini menjadi bukti nyata bahwa peran politik bisa bersinergi dengan dunia olahraga untuk melahirkan prestasi gemilang.
Deretan medali Perisai Putih di Korea Selatan:
- Emas Tunggal Putra Tangan Kosong: M. Rusyibihan Baqli
- Emas Nomor Bersenjata: David Akbar Putra Pratama
- Perunggu Tunggal Putri: Silvia Saputri
- Harapan 1 Kategori Beregu
Sekretaris Umum PSN Perisai Putih sekaligus Vice President WoMAU, Yayuk Sugeng, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
“Tanpa perjuangan Bu Lita, keberangkatan ke Korea bisa saja terhambat. Prestasi ini bukti sinergi dunia politik dan olahraga demi mengharumkan nama bangsa,” ungkapnya.
Kemenangan ini jelas tak hanya milik Perisai Putih, tapi juga milik Indonesia. Dunia kini kembali menoleh pada pencak silat sebagai warisan budaya Nusantara yang tak lekang oleh zaman. (REDJAVA****)









