JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat ratusan siswa madrasah di Kabupaten Sumenep membara dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025.
Selama tiga hari, sejak Selasa (9/9) hingga Kamis (11/9), sebanyak 537 peserta dari berbagai jenjang pendidikan MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA/SMK berlomba menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Tak sekadar kompetisi, OMI menjadi wahana penting bagi siswa madrasah untuk mengasah nalar kritis, memperkaya ilmu pengetahuan, sekaligus menanamkan nilai sportivitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka bertanding di berbagai bidang pelajaran strategis, mulai dari Matematika, IPA, IPS, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, hingga Pendidikan Agama Islam (PAI).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.
“OMI bukan hanya ajang unjuk kecerdasan akademik. Lebih dari itu, ia adalah ruang pembentukan karakter, penguatan integritas, serta semangat kompetisi sehat yang akan menjadi bekal penting bagi masa depan generasi madrasah,” ujarnya.
Ia menambahkan, para peserta yang berhasil merebut juara 1, 2, dan 3 akan mewakili Kabupaten Sumenep dalam OMI tingkat Provinsi Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025.
“Kami berharap para juara nantinya tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga mengharumkan nama Sumenep sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa madrasah lainnya,” imbuhnya.
Lebih jauh, Abdul Wasid menegaskan bahwa OMI 2025 adalah momentum emas dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.
Menurutnya, prestasi akademik harus berjalan seiring dengan pembentukan akhlak mulia agar lahir generasi unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Madrasah harus tampil sebagai garda terdepan dalam melahirkan anak-anak bangsa yang cerdas, beriman, dan berkarakter. Dari sinilah tonggak kebangkitan madrasah di Sumenep akan terus bergema,” pungkasnya. (REDJAVA****)









