Wabup Sumenep Terima Kunjungan WHO, Dorong Sinergi Tangani KLB Campak

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menerima kunjungan Dr. Chavia dari World Health Organization (WHO) Australia, Dr. Chavia

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menerima kunjungan Dr. Chavia dari World Health Organization (WHO) Australia, Dr. Chavia

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menerima kunjungan Dr. Chavia dari World Health Organization (WHO) Australia dalam rangka memantau pelaksanaan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Sumenep.

Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wakil Bupati, Jl. Dr. Cipto No. 58, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Rabu (10/09/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungannya tersebut, Dr. Chavia didampingi oleh Kabid P2KB Syamsuri bersama jajaran Dinas Kesehatan P2KB, Dinas Pendidikan, serta tim terkait Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Kehadirannya untuk melihat langsung penanganan KLB Campak yang telah ditetapkan sejak 25 Agustus 2025 lalu, di mana cakupan imunisasi campak di Sumenep hingga saat ini sudah mencapai sekitar 70 persen.

Baca Juga :  Babinsa Dungkek Lakukan Pengecekan dan Penyekatan Hewan Ternak Sapi di Desa Binaan

Wakil Bupati KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa pemerintah daerah terus bergerak cepat bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, tenaga medis, serta semua pemangku kepentingan untuk memperluas cakupan imunisasi.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat sangat penting agar KLB campak dapat segera diatasi.

“Kami pemerintah daerah menghimbau kepada seluruh tokoh agama serta organisasi keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, IPNU, IPPNU, Aisyiyah, termasuk juga Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan, untuk ikut proaktif menyampaikan pentingnya imunisasi campak,” ujarnya.

Sebagai pengasuh pondok pesantren, KH. Imam Hasyim juga menyerukan langsung kepada masyarakat agar mendukung penuh program imunisasi ini.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah EPIK Mobile

Dirinya menegaskan imunisasi sejak dini adalah langkah paling efektif dalam melindungi anak-anak dari ancaman penyakit berbahaya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan penyadaran tentang pentingnya imunisasi sejak usia nol bulan hingga sembilan tahun. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Chavia menanyakan juga mengenai isu-isu di tengah masyarakat terkait status halal dan haram imunisasi.

Menanggapi hal itu, Wabup KH. Imam Hasyim menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan telah menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI), NU, Muhammadiyah, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, hingga kader posyandu untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

Baca Juga :  Menang Dengan Skor 2-0, Pelatih Perrsu Madura City Budihardjo Thalip Masih Ada Kekurangan yang Perlu Dibenahi Jelang Kompetisi Liga 3 Jatim

“Memang ada isu pro dan kontra, ada yang mengatakan halal ada yang mengatakan haram. Tetapi setelah kami pemerintah bersama MUI, NU, Muhammadiyah, Kemenag, dan posyandu turun langsung memberikan penyadaran, alhamdulillah masyarakat bisa memahami dengan baik. InsyaAllah, Sumenep akan segera masuk zona aman,” ungkapnya optimis.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap melalui sinergi antara pemerintah, tokoh agama, organisasi masyarakat, serta dukungan internasional dari WHO, KLB Campak di Kabupaten Sumenep dapat segera ditangani dengan tuntas dan tidak lagi menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU