JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di balik tembok kokoh Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep, Jum’at (22/8/2025) pagi terasa berbeda. Lantunan ayat suci Al-Qur’an bergema syahdu dari Masjid An-Nur Rutan, ketika ratusan warga binaan larut dalam kegiatan Khotmil Qur’an yang digelar dengan penuh kekhidmatan.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan yang terus dikembangkan pihak Rutan. Harapannya sederhana namun bermakna: warga binaan mampu memperkuat iman, meningkatkan takwa, serta memperhalus akhlak mulia selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Sumenep, Heri Sutriadi, tidak menyembunyikan rasa bangganya. Ia menilai kegiatan Khotmil Qur’an menjadi momentum penting untuk menyalakan semangat baru bagi para warga binaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan seperti Khotmil Qur’an ini sangat relevan, karena tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga memberikan ruang introspeksi dan perbaikan diri,” ujarnya.
Heri menambahkan, bekal spiritual yang diperoleh dari kegiatan keagamaan diharapkan mampu menjadi pondasi kokoh bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Mereka harus siap kembali dengan pribadi yang lebih baik, lebih bermanfaat, dan mampu berkontribusi positif di lingkungannya,” imbuhnya.
Ia pun menegaskan, pembinaan yang dilaksanakan Rutan Sumenep bukan hanya sebatas aturan dan kedisiplinan, melainkan menyentuh aspek spiritualitas agar para warga binaan benar-benar siap menata masa depan.
“Doa kami, semoga cahaya Al-Qur’an yang mereka khatamkan hari ini menjadi penerang jalan kehidupan, baik selama menjalani masa pembinaan maupun kelak setelah bebas,” pungkasnya. (REDJAVA****)









