Kapolres Sampang AKBP Arman SIK.M.Si Lakukan Counter Attack Via Media Pers Diluar Sampang, Ini Tangapan Ketua Dewas GMPK Abdul Azis Agus Priyanto

- Redaksi

Jumat, 17 Juni 2022 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewas GMPK Abdul Azis Agus Priyanto

Ketua Dewas GMPK Abdul Azis Agus Priyanto

JAVANETWORK.CO.ID.SAMPANG – Setelah mempermalukan Jurnalis melalui komentar nyeleneh nan pedas yang diungkapkan Kapolres Sampang AKBP Arman SIK M.Si pada saat menggelar audiensi dengan sejumlah awak media, kini, Kapolres Arman memberikan klarifikasi terbarunya yang tayang di beberapa media dan membuat heran khalayak publik, karena dinilai sebatas pembenaran yang tak masuk akal. Jumat, 17/06.

“Kemungkinan ada yang terputus disaat adanya audensi rekan rekan wartawan di Sampang,” ujar Arman dikutip dari beberapa media yang sudah tayang.

“Maksud saya, ingin mengajak wartawan di Sampang untuk semakin profesional dengan produk jurnalistik sesuai kaidah yang berlaku. Baik undang-undang pers maupun kode etik jurnalistik,” kata AKBP Arman SIK.M.Si dikutip dari media online Kabarjawatimur.com

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKBP Arman, juga mengatakan jika Video yang beredar itu tidak utuh. Pada kesempatan itu, pihaknya mengajak wartawan di Sampang semakin profesional dan Polres siap membantu jurnalis. Dikutip dari media online Kabar Jawatimur.com.

Menanggapi klarifikasi aneh yang tidak selaras dengan video yang viral bahkan menyebut video tersebut tidak utuh, Ketua Dewan Pengawas Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), Abdul Azis Agus Priyanto, SH berang dan menegaskan bahwa pernyataan Kapolres tersebut adalah bagian dari serpihan kepanikan yang akan semakin memantik amarah publik.

“Dengan melakukan Counter Attack via media Pers diluar Sampang, Kapolres Sampang ini sedang menabuh Genderang Perang,” tegas bung Aziz. Jumat malam (17/06/2022).

Baca Juga :  Polri Gelar Pesta Rakyat Hari Bhayangkara di Monas Besok, Ada Isyana, Ari Lasso, GIGI Hingga NDX AKA

Menurutnya, publik bukan orang bodoh yang bisa dikibuli dengan pernyataan pembenaran. “Padahal videonya sudah jelas ia mendarah-darah dengan gelagat yang tak selayaknya,” ungkap Bung Azis ketika diwawancarai eksklusif oleh tim penggerak media ini.

Bung Aziz bahkan secara lantang akan membeberkan semua fakta -fakta mencengangkan saat demo akbar nanti digelar.

“Akan menjadi bom waktu yang siap meledak. Saat ini darah saya sedang mendidih, mungkin karena tubuh ini mengalir darah almarhum orang tua yang berberprofesi sebagai seorang Jurnalis,” tuturnya.

Pria kelahiran 54 tahun yang silam ini juga mengurai kronologis sebelum Kapolres Sampang memberikan pernyataan yang menyakiti jutaan Jurnalis.

“Pernyataan pedas Kapolres Sampang ini berawal saat kami menanyakan dinamika proses Penyaluran Bantuan Tunai PKL, Warung dan Nelayan (BTPKLWN). Namun setelah adu argumen, Kapolres Sampang mengeluhkan gaya kami yang dinilainya penuh protes.

“Di Matraman, Kabupaten Pasuruan tidak ada protes protes seperti ini,” ulas Aziz menirukan bahasa Kapolres AKBP Arman.

“Dalam audiensi itu kami juga mengungkapkan bahwa sangat sulit untuk mendapat informasi lanjutan setiap kali meminta konfirmasi, imbuhnya.

Setelah pernyataan itulah, kata dia Kapolres melontarkan bahasa yang tidak sepatutnya diungkap.

Berikut komentar Kapolres Sampang yang sudah menggema viral keseantero jagad.

Etikanya sudah betul belum, Anda sudah lulus sertifikasi belum ? kalau sudah daftarkan ke Humas agar tahu mana yang terdaftar dan mana yang tidak. Kalau tidak terdaftar ngapain dilayani.

Baca Juga :  TP PKK Sumenep Salurkan PMTAS di Lima Sekolah, Dorong Gizi dan Semangat Belajar Anak

“Selama saya Kapolresnya, saya perintahkan Kasi Humas untuk berkoordinasi secara professional. Jadi yang dianggap media adalah yang terdaftar di Dewan Pers dan mempunyai sertifikasi sehingga tau Kode Etik Jurnalistik.

“Jika sudah penuhi itu dan tidak layani wartawan sesuai profesionalnya, anggota yang akan saya periksa, jelas Kasi Propam ? ,” kemudian dijawab siap.

“Itu aja ya, Kasi Humas sudah jelas ya, perintah saya dari kemarin waktu kita MoU sudah jelas ya. Pastikan bahwa wartawan yang terdaftar pada Dewan Pers dan memiliki sertifikasi terkait Jurnalistik, sehingga semua misalnya dianggap Produk Karya Jurnalistik atau bukan.

“Jadi gak ada sembarangan itu, saya wartawan, saya ini, ow harus jelas dulu, terdaftar tidak ? Ada pokja. Kalau kita layani semua 1000 lebih itu, gak jelas itu,” demikian celoteh Kapolres Sampang, AKBP Arman kepada sejumlah Jurnalis yang menggelar Audiensi. Selasa, (14/06/2022).

Setelah suasana dalam ruangan audiensi tidak kondusif, Audiensi tersebut diberhentikan walaupun bukan saatnya berhenti.

“Saat itupun Audiensi diberhentikan walaupun bukan saatnya selesai,” tukas dia

Berkenan dengan itu, pria diplomatis yang menjadi bagian penting di media online Lacak Pos Sampang ini mengajak rekan sejawat dan teman seperjuangan untuk satu barisan dan jangan mau dipecah belah.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Terima Delegasi World Water Council di Istana Merdeka

“Untuk rekan sejawat dimanapun anda berada, sudah saatnya jiwa dan ragamu membara. Kami mengajak untuk mengambil sikap atas statement dari Kapolres Sampang atas perlakukan yang tidak mengenakkan pada saat menggelar Audiensi di Polres Sampang.

Bahkan, Bung Azis menandaskan, bahwa aksinya nanti tidak akan hanya berhenti pada satu titik aksi demo akbar di Mapolres Sampang saja, melainkan akan ia gulirkan di Polda Jawa Timur dan Mabes Polri.

“Saya pastikan, kasus ini dan fakta fakta lain akan kami gulirkan ke Polda Jatim. Dan kami juga ingin ditemui langsung oleh Polda Jatim. Jika tidak, maka kami akan terus beraksi,” terangnya.

Kalau Kapolres pada saat memberikan klarifikasi sebagai counter Attack pada media mainstream yang kami tidak kenal. Maka kami tertantang untuk membuka audio visual yang kami lakukan secara privasi.

“Kalau seutuhnya kami buka dan dikirim ke Kapolri, maka akan lebih dahsyat lagi bahkan kami pastikan dua hari kemudian sebuah surat akan ditandatangani langsung oleh beliau berupa TR Punishment dan akan langsung dicopot dan DEMOSI ke Pelayanan Masyarakat (YANMA),” bebernya.

“Tantangan Kapolres Sampang akan kami suguhkan kepada Pimpinan Polri secara secara hirarkies dan akan kami perdengarkan biar tahu apa saja yang disampaikan itu luar biasa, ada sesuatu yang menyentuh Pimpinnan Polri dan bahkan Pimpinan Nasional,” tandasnya. (REDJAVA)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU