JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Malam Minggu di Rajun, Pasongsongan, Sumenep, berubah menjadi lautan semangat dan harapan.
Yayasan Al Amin Al Khidary kembali menorehkan jejaknya di dunia pendidikan dan pembinaan karakter dengan menggelar Grand Opening Al Amin Fest Competition 2025 secara meriah dan sarat inspirasi.
Dengan mengusung tema “Karakter Kuat, Generasi Hebat”, pembukaan yang berlangsung pada Minggu malam itu bukan sekadar seremoni, tetapi momentum besar yang membakar semangat ratusan pelajar dan masyarakat yang memadati arena kegiatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gelaran ini telah menjadi ikon tahunan yang dinanti-nanti, dan tahun ini tampil lebih semarak dengan rangkaian lomba yang dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, sportivitas, serta daya juang generasi muda.
Acara dibuka dengan penuh kekhidmatan. Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan Al Amin Al Khidary, K. Syaiful Rizal, menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda melalui kompetisi yang sehat dan edukatif.
“Semoga acara ini bisa menumbuhkan semangat juang para pelajar, membentuk kemampuan berkompetisi yang sehat, dan menjadi sinergi positif dari seluruh stakeholder,” ujar K. Syaiful Rizal lewat pesan Whatsapnya kepada media ini, Minggu (06/07/20205) malam.
Al Amin Fest bukan hanya tentang siapa yang juara, tetapi tentang bagaimana setiap pelajar bisa menjadi pribadi tangguh, kreatif, dan siap bersaing di tengah tantangan zaman.
Maka tak heran jika pembukaan malam itu dirancang spektakuler mulai dari penampilan musik tradisional tong-tong hingga parade kreativitas siswa yang memukau mata dan hati para penonton.
Tepuk tangan riuh dan ekspresi kagum dari pengunjung mencerminkan kuatnya daya magnet acara ini. Tak hanya sebagai ajang lomba, Al Amin Fest Competition 2025 kini menjelma menjadi panggung inspiratif bagi pelajar untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan.
“Inilah ruang juang yang kami hadirkan untuk pelajar-pelajar kami. Mereka harus percaya diri, punya karakter, dan siap menjadi pionir perubahan. Ini bukan akhir, tapi justru awal perjuangan panjang mereka,” tandasnya. (REDJAVA****)








