JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Sumenep (FAMS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Rabu (14/5/2025).
Aksi berlangsung damai dan mendapat pengamanan ketat dari personel Polres Sumenep Polda Jawa Timur.
Dengan membawa poster dan pengeras suara, massa menyuarakan keresahan petani terkait distribusi pupuk bersubsidi yang dinilai tidak tepat sasaran dan kerap melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator aksi, Moh. Fairus Abadi, dalam orasinya menyebut masih banyak petani di Sumenep kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan. Bahkan, FAMS menengarai adanya indikasi penyimpangan dalam rantai distribusi.
“Petani menangis di negeri agraris. Harga pupuk melambung tinggi melebihi HET. Pemerintah daerah harus turun tangan dan jangan tutup mata,” tegas Fairus di hadapan peserta aksi.
Dalam tuntutannya, FAMS mendesak DKPP Sumenep untuk:
1. Membuka data kelompok tani secara transparan;
2. Memperketat pengawasan distribusi pupuk dari hulu ke hilir;
3. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengawas pupuk subsidi di tingkat kecamatan.
Menanggapi aksi tersebut, Kepala Bidang Penyuluhan DKPP Sumenep, Rusnaini, yang hadir bersama sejumlah pejabat teknis, menyatakan bahwa pihaknya telah menjalankan prosedur pengawasan sesuai regulasi.
Ia menambahkan bahwa masukan dari mahasiswa akan dijadikan bahan evaluasi demi meningkatkan tata kelola distribusi pupuk subsidi.
“Kami terbuka terhadap kritik yang konstruktif. Semua saran dari adik-adik mahasiswa akan kami catat dan teruskan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Aksi yang dimulai pukul 14.10 WIB dan berakhir sekitar pukul 14.45 WIB itu berlangsung tertib.
Pengamanan penuh dilakukan oleh Polres Sumenep Polda Jawa Timur melalui personel dari Satuan Intelkam dan satuan pengamanan terbuka, guna memastikan keamanan dan kelancaran jalannya aksi. (REDJAVA/Humas****)









