JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sekolah Menengah Pertama Tahfidz (SMPT) Nurul Islam Karangcempaka, Bluto, Sumenep menggelar Pendidikan Anti Narkoba bagi Remaja dan Perspektif Hukum tentang Narkoba di Aula MA. Nurul Islam Karangcempaka, Bluto, Sumenep, Rabu (23/04/2025).
Kegiatan yang bekerja sama dengan Satbimas Polres Sumenep ini diikuti oleh sejumlah dewan guru, staf dan siswa SMPT. Nurul Islam Karangcempaka.
Saat memberikan kata sambutannya, Kepala SMPT. Nurul Islam Karangcempaka Halil mengatakan bahwa salah satu tujuan pendidikan anti narkoba adalah memberikan pengetahuan kepada siswa agar mengerti tentang dampak negatif beserta bahaya yang ditimbulkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nanti kalau sudah paham tentang jenis dan bahaya narkoba, diharapkan santri atau siswa bisa mengantisipasi agar tidak terjebak dalam dunia narkoba,” ungkapnya.
Sebab, lanjut Halil, jika siswa tidak tahu, kemungkinan besar bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
“Awalnya gratis, tapi kalau sudah kecanduan pasti harus bayar. Jika tidak punya uang, ada kemungkinan mencuri,” terangnya.
Pihaknya berharap agar siswa SMPT. Nurul Islam betul-betul menjaga pergaulan.
“Harus selektif dalam memilih teman. Jika sekiranya membawa kebaikan, silakan berteman, sebaliknya, jika sekiranya terjerumus pada kenakalan remaja, silakan abaikan,” bebernya.
Pada kesempatan yang sama, personel Satbinmas Polres Sumenep Aiptu Tri Lestari memaparkan bahwa musibah itu tidak ada kalendernya. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar siswa SMPT Nurul Islam hendaknya waspada dan hati-hati.
“Kalian tidak boleh mendekati atau mencoba konsumsi narkoba. Jika kalian kecanduan, maka itu musibah besar dan masa depan kalian akan suram,” tutur Aiptu Tri.
Narkoba itu, terang Aiptu Tri, menyebabkan kehilangan akal sehat, bahkan membahayakan orang lain.
“Anak tidak patuh pada orang tua, suka ngoceh dan ngumpat. Apalagi berkendara, bisa-bisa nabrak pengguna jalan lainnya akibat mengonsumsi narkoba,” bebernya.
Daripada kecanduan narkoba, tegas Aiptu Tri, lebih baik rajinlah belajar.
“Masa remaja adalah masa emas. Kalau terjerumus narkoba, maka akan masuk dalam catatan kriminal kepolisian, sangat susah diterima kerja,” pungkasnya. (REDJAVA****)









