Dari Kartu Kuning Menuju Pintu Kesempatan: Disnaker Sumenep Ukir Harapan Baru Dunia Kerja

- Redaksi

Kamis, 17 April 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Sumenep, Eko Kurniawan

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Sumenep, Eko Kurniawan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak tinggal diam. Lembaga ini tampil sebagai garda terdepan dalam mengurai benang kusut pengangguran, sekaligus menyalakan lilin harapan bagi para pencari kerja lokal.

Sejak awal 2024 hingga Maret 2025, sebanyak 539 warga Sumenep telah mengajukan AK1, atau yang lebih dikenal sebagai “kartu kuning” – dokumen vital yang menjadi tiket awal menuju bursa kerja. Dari jumlah itu, 490 permohonan tercatat sepanjang tahun 2024, dan 49 sisanya diajukan dalam tiga bulan pertama 2025.

Namun bagi Disnaker, angka tersebut bukan sekadar statistik. Ia adalah representasi wajah-wajah muda yang mendambakan peluang, suara-suara sunyi dari desa hingga kota yang merindukan kesempatan untuk mandiri dan berdaya.

“AK1 ini hanya gerbang awal. Tugas kami tidak berhenti pada mencetak kartu, tetapi membuka jalan nyata menuju dunia kerja yang sesungguhnya,” ujar Eko Kurniawan, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Sumenep, Kamis (17/4/2025).

Langkah konkret pun digencarkan. Disnaker kini aktif membangun jejaring kemitraan strategis, mulai dari perusahaan lokal hingga skala nasional. Tak hanya itu, mereka juga menggandeng Bursa Kerja Khusus (BKK) di sekolah-sekolah kejuruan, memastikan bahwa siswa dan lulusan baru tidak berlayar tanpa kompas dalam menghadapi ombak persaingan kerja.

“Kami mendorong perusahaan untuk melaporkan info lowongan ke Disnaker. Bukan untuk mengawasi, tapi agar informasi cepat tersampaikan ke masyarakat, termasuk lewat kanal digital yang terus kami kembangkan,” imbuh Eko.

Di balik upaya tersebut, ada perhatian serius terhadap validitas data. Setiap pemohon AK1 kini wajib melalui proses verifikasi menyeluruh agar profil mereka benar-benar akurat dan relevan.

“Dengan data yang rapi dan tertata, kami bisa menyampaikan kebutuhan tenaga kerja ke tingkat provinsi dan nasional dengan lebih tepat sasaran. Ini penting untuk memperkuat perencanaan tenaga kerja dan mengurangi pengangguran terbuka,” tegasnya.

Yang lebih menggembirakan, tren terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar pemohon AK1 berasal dari usia produktif dan kini lebih memilih bekerja di sektor industri lokal. Ini menjadi sinyal positif: masyarakat mulai meninggalkan bayang-bayang urbanisasi semu dan memilih untuk membangun masa depan di tanah kelahiran.

“Tak berhenti di situ, Disnaker juga terlibat aktif dalam penyusunan program sertifikasi kerja di sekolah menengah kejuruan (SMK), baik negeri maupun swasta. Kolaborasi ini membuka ruang baru agar para lulusan tidak hanya unggul di atas kertas, tetapi benar-benar siap tempur di dunia kerja,” pungkasnya.

Di balik angka 539 itu, ada harapan yang menyala. Ada tekad pemerintah daerah untuk tak membiarkan potensi muda hanya menjadi angka di data statistik. Ada kesadaran bahwa pembangunan sejati dimulai dari mereka yang bekerja, berkarya, dan percaya bahwa masa depan bisa dimenangkan dari kampung halaman. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Kabaharkam Mabes Polri Berikan Penghargaan Kepada Personel Ungkap Kasus Narkoba

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU