JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Estafet kepemimpinan di jajaran Polres Sumenep kembali bergulir. Di tengah harapan dan tantangan baru, Komandan lama berpamitan dengan penuh kehormatan, sementara pemimpin baru datang membawa semangat dan energi segar.
AKBP Hendri Noveri Santoso, yang telah menorehkan pengabdian selama menjabat sebagai Kapolres Sumenep, secara resmi digantikan oleh AKBP Rivanda dalam rotasi strategis institusi kepolisian.
Momen ini menjadi catatan penting dalam perjalanan hukum dan keamanan di Kabupaten Sumenep, sebuah wilayah ujung timur Pulau Madura yang dikenal dengan kekayaan budaya, potensi maritim, serta dinamika sosial yang kompleks namun harmonis.
Tak heran, perubahan pucuk pimpinan ini langsung menjadi sorotan hangat media dan masyarakat.
Aliansi Jurnalis Sumekar (AJS), sebagai salah satu organisasi pers terkemuka di wilayah Sumenep, menyampaikan apresiasi dan harapan yang mendalam atas momentum tersebut.
Dalam sebuah pernyataan reflektif yang sarat makna, Ketua AJS R. Faldy Aditya yang juga merupakan Owner Media Suara Madura menuturkan pandangannya.
“AKBP Hendri Noveri Santoso adalah sosok pemimpin yang tidak hanya menjalankan tugasnya dengan dedikasi tinggi, tetapi juga berhasil membangun hubungan yang erat dan bersahabat dengan insan pers serta elemen masyarakat. Beliau humanis, tegas, dan responsif. Tidak sedikit momentum penting di mana sinergi antara kepolisian dan media terjadi begitu baik selama masa kepemimpinannya,” ungkap Faldy, Rabu (16/04/2025).
Pamflet resmi yang disebarluaskan oleh AJS pun menjadi simbol penghormatan atas jasa-jasa AKBP Hendri. Dengan latar warna merah yang menggambarkan semangat dan keberanian, terpampang jelas ucapan terima kasih yang tulus dari komunitas jurnalis.
Namun bukan hanya tentang perpisahan, Faldy juga menaruh optimisme besar terhadap kedatangan Kapolres yang baru.
“Kepada AKBP Rivanda, kami menyambut dengan penuh semangat. Harapan kami sederhana tapi mendalam: semoga amanah ini dapat dijalankan dengan keberanian, keadilan, dan komunikasi yang terbuka. Masyarakat Sumenep sangat beragam, dinamis, dan memiliki kekayaan kultural yang luar biasa. Butuh pendekatan yang tidak hanya formal, tetapi juga kultural dan persuasif. Kami percaya, AKBP Rivanda mampu menjawab harapan itu,” lanjutnya.
Menurut Faldy, komunikasi adalah jantung dari kepemimpinan modern.
“Kapolres hari ini bukan hanya penegak hukum, tapi juga komunikator publik, pemimpin opini, dan simbol kehadiran negara di tengah masyarakat. Di sinilah sinergi antara polisi dan media menemukan titik pentingnya. AJS siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi Polres Sumenep ke depan,” tegasnya.
Diketahui, pergeseran jabatan ini merupakan bagian dari Surat Telegram Kapolri Nomor ST/489/III/KEP./2025 yang menata ulang posisi strategis sejumlah perwira menengah.
AKBP Rivanda sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tanggamus, Polda Lampung, dan dikenal sebagai figur yang tegas namun bersahabat.
Kini, dengan semangat baru dan harapan yang menyala, Sumenep menatap masa depan penegakan hukum dan pelayanan keamanan yang lebih humanis.
Pergantian ini bukan akhir, melainkan babak baru dari simfoni pengabdian. Sebab di balik seragam dan jabatan, ada tekad mulia yang sama: menjaga ketertiban, menegakkan hukum, dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.
“Selamat datang AKBP Rivanda, dan selamat jalan AKBP Hendri. Jejak kalian akan selalu dikenang oleh kami para jurnalis, dan tentu masyarakat Sumenep,” tutup Faldy Aditya. (REDJAVA****)










