JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam upaya mempererat ukhuwah sekaligus menguatkan komitmen sosial keumatan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sumenep akan menggelar Silaturrahmi Akbar Keluarga Besar Muhammadiyah, sebuah momentum penuh makna yang siap menggugah spirit kebersamaan dan pengabdian.
Acara tersebut akan dilangsungkan pada Ahad, 20 April 2025, mulai pukul 07.30 WIB di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumenep, Jl. Urip Sumoharjo 6A Pabian. Bertajuk “Merekat Silaturrahmi dalam Bingkai Ketaqwaan dan Kepekaan Sosial Untuk Sumenep Berkemajuan”, kegiatan ini menghadirkan tokoh nasional, Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua, Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya sekaligus Ketua MPKU PWM Jawa Timur.
Ketua PDM Sumenep, Dr. Moh. Zeinudin, S.H., S.H.I., M.Hum., menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar ajang temu kangen keluarga besar Muhammadiyah, melainkan panggilan dakwah untuk membumikan nilai kebaikan yang transformatif di tengah masyarakat.
“Silaturrahmi ini adalah peristiwa strategis. Ia menyatukan visi, merekatkan jaringan, dan menyulut semangat baru untuk menjawab tantangan zaman dengan ketakwaan dan kepekaan sosial. Muhammadiyah harus hadir menjadi cahaya di setiap gelapnya problem umat dan bangsa,” ujar Dr. Zein saat dikonfirmasi, Sabtu (05/04/2025) malam.
Kegiatan ini akan melibatkan seluruh elemen Persyarikatan, dari pimpinan cabang dan ranting hingga ortom, Amal Usaha Muhammadiyah, serta simpatisan. Dalam susunan panitia, terpampang wajah-wajah tokoh sentral yang telah membaktikan diri di berbagai bidang, dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan umat.
“Ini bukan sekadar acara internal. Ini adalah panggung kolaborasi. Muhammadiyah Sumenep ingin menggaungkan kembali bahwa gerakan Islam yang tercerahkan ini punya peran strategis dalam pembangunan daerah,” lanjut Dr. Zein.
Tak hanya seremonial, agenda ini juga dijadwalkan akan diisi dengan penyampaian materi strategis oleh Dr. Mundakir seputar penguatan pelayanan sosial kesehatan, peningkatan kapasitas Amal Usaha, serta tantangan dakwah era digital.
Dengan kehadiran tokoh nasional dan semangat kolektif yang menyala, acara ini diprediksi akan menjadi topik hangat di tengah masyarakat Sumenep. Bukan hanya karena kemegahannya, tapi karena nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas dan keberpihakan yang diusung Muhammadiyah dalam setiap geraknya.
“Kami ingin menjadikan Sumenep bukan hanya religius, tapi juga progresif secara sosial. Di sinilah peran Muhammadiyah sebagai pelita di tengah masyarakat,” pungkas Dr. Zein.
Silaturrahmi ini adalah awal dari derap langkah baru Muhammadiyah Sumenep. Langkah yang tak hanya menjejak bumi, tapi juga menembus langit harapan masyarakat Madura yang haus akan perubahan dan keteladanan. (REDJAVA****)











