Gelombang Tinggi Ancam Perairan Madura, Pelayaran Jangkar-Raas Ditunda

Minggu, 2 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo Jawa Timur

Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo Jawa Timur

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Cuaca ekstrem kembali mengganggu aktivitas pelayaran di perairan Madura. Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur melalui Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar memutuskan menunda keberangkatan kapal tujuan Pulau Raas akibat potensi gelombang tinggi dan angin kencang yang diprediksi melanda kawasan tersebut.

Keputusan ini diambil berdasarkan prakiraan cuaca maritim dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, yang memperingatkan kondisi perairan berbahaya pada 2 hingga 5 Februari 2025.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gabungan Hari Senin, Bupati Sumenep Sebut Akan Operasikan Bus Damri di Pulau Arjasa

Gelombang diperkirakan mencapai ketinggian yang tidak aman untuk pelayaran, sehingga keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama.

Penundaan ini secara resmi diumumkan dalam Surat Pengumuman Nomor: AP. 403/01/01/PP.JNR/2025, yang juga mengacu pada regulasi keselamatan pelayaran, termasuk Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 5647 Tahun 2023 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor UM.006/4/20/DJPD/2021.

Baca Juga :  STEI Walisongo Sampang Resmi Miliki Prodi PAI, Langkah Baru Perkuat Pendidikan Islam di Madura

KMP Dharma Kartika, kapal yang melayani rute Jangkar-Raas, menjadi armada yang terdampak langsung oleh kebijakan ini. Pelayaran akan kembali dibuka setelah BMKG memastikan kondisi perairan kembali stabil dan aman untuk berlayar.

Baca Juga :  Sambut HUT Satlantas ke-68, Satlantas Polres Sumenep Berikan Reward Personil Berprestasi dan Bansos Kepada Penyandang Disabilitas

Masyarakat, terutama calon penumpang, diimbau untuk terus memantau informasi terkini dari otoritas pelabuhan dan tidak memaksakan perjalanan di tengah cuaca buruk. Keselamatan harus menjadi prioritas, mengingat perairan sekitar Madura kerap menghadapi perubahan cuaca yang cepat dan ekstrem. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru