Cuaca Buruk, Harga Cumi-cumi di Sumenep Melonjak Drastis

Jumat, 3 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikan Cumi-cumi

Ikan Cumi-cumi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Harga ikan laut di sejumlah pasar di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meroket tajam akibat cuaca buruk yang melanda kawasan tersebut.

Gelombang tinggi dan angin kencang membuat sebagian besar nelayan memilih tidak melaut demi keselamatan, seperti terlihat di Desa Longos, Kecamatan Gapura.

Pantauan di Pelabuhan Bintaro Kecamatan Gapura menunjukkan puluhan kapal nelayan bersandar tanpa aktivitas.

Dari total kapal yang berlabuh, hanya empat yang berani melaut, dengan hasil tangkapan yang sangat minim. Kondisi ini menyebabkan kelangkaan pasokan ikan segar di pasaran.

Sulihaini, seorang warga yang datang sejak pagi, mengaku kesulitan mendapatkan ikan.

“Biasanya saya membeli cumi-cumi seharga Rp40 ribu per kilogram, tapi sekarang harganya naik menjadi Rp120 ribu bahkan Rp150 ribu per kilogram. Jumlah ikannya juga sangat sedikit,” katanya kepada media ini. Jum’at (03/01/2024)

Tidak hanya konsumen, pelaku usaha kecil di sektor perikanan juga terdampak. Kurangnya pasokan membuat mereka harus menaikkan harga jual untuk menutupi biaya operasional.

Namun, kondisi ini justru membuat daya beli masyarakat menurun.

Sementara Ahmad Junaidi, seorang nelayan asal Desa Longos, menyatakan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama.

“Gelombang tinggi dan angin kencang seperti ini terlalu berbahaya. Kami memilih tidak melaut daripada mengambil risiko,” katanya.

Situasi ini diperparah dengan tingginya permintaan ikan segar di awal tahun. Banyak warga yang berharap cuaca segera membaik agar pasokan ikan kembali normal dan harga stabil. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Sosok Mikaila Zahra Maghfira, Siswi Pembawa Bendera Merah Putih di Upacara Hardiknas dan Harkitnas 2026 Pemkab Sumenep
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Dorong SDM Unggul dan Desa Mandiri
Bapenda Sumenep Gelar Rakor HLM Dorong Digitalisasi dan Peningkatan PAD
Polres Sumenep Edukasi Pelajar Lewat Samsat Ka Sakolah, Tanamkan Kesadaran Lalu Lintas dan Pajak Kendaraan Sejak Dini
Dengan Ucapan Basmalah, Lapangan Raden Soepeno di Paseraman Resmi Dibuka, Jadi Pusat Baru Sepak Bola Kangean
Wabup Sumenep Ajak Pelajar Tertib Pajak dan Disiplin Berlalu Lintas Lewat Program Samsat Ka Sakolah
Pemkab Sumenep Apresiasi HCML, Program PPM Rp 2,5 Miliar Difokuskan untuk Tiga Kecamatan Kepulauan
Terima Kunjungan Syeikh Muhammad Husein Qadafi, Kapolres Sumenep Pererat Sinergitas Polri dan Ulama

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:19 WIB

Sosok Mikaila Zahra Maghfira, Siswi Pembawa Bendera Merah Putih di Upacara Hardiknas dan Harkitnas 2026 Pemkab Sumenep

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:26 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Dorong SDM Unggul dan Desa Mandiri

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:17 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Rakor HLM Dorong Digitalisasi dan Peningkatan PAD

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:27 WIB

Polres Sumenep Edukasi Pelajar Lewat Samsat Ka Sakolah, Tanamkan Kesadaran Lalu Lintas dan Pajak Kendaraan Sejak Dini

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:54 WIB

Dengan Ucapan Basmalah, Lapangan Raden Soepeno di Paseraman Resmi Dibuka, Jadi Pusat Baru Sepak Bola Kangean

Berita Terbaru