Diduga Kuat Akibat Ledakan Petasan, Dua Warga Ganding Tewas Dirumah Sendiri

Sabtu, 21 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, SH, SIK, MM Didampingi Wakapolres Kompol Trie Sis Biantoro SPd SIK MH dan Kasi Humas AKP Widiarti SH Saat Mengunjungi TKP Ledakan Petasan di Kecamatan Ganding, Sabtu (21/09/2024)

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, SH, SIK, MM Didampingi Wakapolres Kompol Trie Sis Biantoro SPd SIK MH dan Kasi Humas AKP Widiarti SH Saat Mengunjungi TKP Ledakan Petasan di Kecamatan Ganding, Sabtu (21/09/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Terjadi ledakan di rumah warga Dusun Polay Timur, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, 2 korban meninggal dunia. Sabtu (21/9/2024)

Diketahui kedua korban masing-
masing bernama Mat Saleh (48) dan satu korban bernama Asmaniyah (40), perempuan, mengurus rumah tangga dan alamat kedua korban sama yakni Dusun Polay Timur, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Dampingi Pantarlih Desa Karang Cempaka, Divisi Teknis Komisioner KPU Sowan ke Mantan Bupati KH. Ramdhan Siraj

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M mengatakan bahwa peristiwa ledakan tersebut terjadi pada hari Sabtu 21 September 2024, Sekitar pukul 15.00 Wib sore.

“Tempat kejadian perkara (TKP) dirumah milik korban sendiri (Matsaleh), ” tutur AKBP Henri Noveri Santoso, SH, SIK, MM.

Menurut dia akibat peristiwa tersebut 2 orang meninggal dunia di TKP.

Baca Juga :  Operasi Gabungan Kepatuhan Pajak di Sumenep, 14 Pelanggaran STNK Ditemukan dan 7 Helm Dibagikan kepada Pengendara

Bahkan, Kapolres Sumenep menjelaskan bahwa kronologinya berawal sekitar pukul 15.00 Wib, saksi Saroh sedang tidur dirumahnya yang berkumpul dengan korban Matsaleh dan korban Asmaniyah.

Kemudian, lebih lanjut , AKBP Henri menyebut mereka terbangun karena terdengar ledakan yang sangat keras yang bersumber dari dapur rumah.

“Namun, Setelah itu saksi Saroh melihat diketahui tubuh korban Matsaleh sudah dalam kondisi hancur sedangkan tubuh korban Asmaniyah masih utuh namun sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya.

Menurut keterangan dari warga sekitar korban Mat Saleh sering membuat bahan peledak seperti sreng dor, mercon dan lain lain.

“Tim Polres Sumenep mendatangi TKP dan mengamankan TKP, memasang police line, mengumpulkan dan meminta keterangan saksi dan koordinasi dengan Danyon Brimob Pamekasan untuk mengirimkan tim Jibom,” tandasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Pilkades Sumenep 2027: Achmad Farid Azzyadi Jadi Figur yang Mulai Diperhitungkan di Payudan Dundang
Hadapi Musim Kemarau 2026, Bupati Achmad Fauzi Resmi Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan
Bakesbangpol Sumenep Apresiasi Aksi Sosial PPI dan BAZNAS di Desa Ellak Daya
Danyonif TP 931/KJ Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
89 Hari Rampung, Danrem Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten Sumenep
Program Nasi Bungturat KBS Sumenep, Wujud Kepedulian Lewat Jum’at Berkah
Pertemuan Rutin DWP Bappeda Sumenep Disulap Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Anggota
Bersihkan dari Halinar, Rutan Sumenep Geledah Kamar dan Tes Urine Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:26 WIB

Pilkades Sumenep 2027: Achmad Farid Azzyadi Jadi Figur yang Mulai Diperhitungkan di Payudan Dundang

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:56 WIB

Hadapi Musim Kemarau 2026, Bupati Achmad Fauzi Resmi Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bakesbangpol Sumenep Apresiasi Aksi Sosial PPI dan BAZNAS di Desa Ellak Daya

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:13 WIB

Danyonif TP 931/KJ Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:42 WIB

89 Hari Rampung, Danrem Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten Sumenep

Berita Terbaru