Turun Hujan di Musim Kemarau, Berikut Penjelasan BMKG Sumenep

- Redaksi

Kamis, 1 Agustus 2024 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep, Usman Kholid, S.Sos, MSi

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep, Usman Kholid, S.Sos, MSi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pada hari Rabu, 30 Juli 2024 hingga hari ini terjadi hujan dan merata di Kabupaten ujung timur Pulau Madura, Kota Keris Sumenep dan sekitarnya.

Hal itu menurut Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Kalianget Sumenep, Usman Kholid, S.Sos, MSi mengatakan dikarenakan aktifnya gelombang Rossby dan Kelvin.

“Hujan kemarin yang terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep diakibatkan aktifnya gelombang Rossby dan Kevin,” kata Usman Kholid, S.Sos, MSi saat dikonfirmasi awak media, Kamis (01/08/2024).

Gelombang Rossby adalah gerakan samudra yang besar dan bergelombang yang membentang secara horizontal di seluruh planet sejauh ratusan kilometer ke arah barat.

“Gelombang ini juga begitu besar dan masif sehingga dapat mengubah kondisi iklim Bumi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Festival Musik Tong-Tong se-Madura, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Upaya Rawat Dan Menumbuhkan Kecintaan Budaya Lokal

Sedangkan Kevin adalah gelombang terperangkap pantai searah, yang mana amplitudo gelombang berkurang secara eksponensial menjauhi garis pantai, menghadap arah kecepatan fase.

“Kedua gelombang itulah yang menjadi sebab pemicu terjadinya pembentukan awan hingga turun hujan di musim kemarau, kemarin,” ungkapnya.

Baca Juga :  Fathur Rahman Bangkitkan Peradaban dari Lereng Sukorambi: Pendidikan Berbasis Ilmu dan Akhlak Mulia

Pada bulan Agustus hingga bulan September diprediksikan menjadi puncak musim kemarau sehingga kalaupun turun hujan itu bukan berarti masuk musim penghujan.

“Jelasnya untuk bulan ini hingga bulan September mendatang telah memasuki puncak musim kemarau,” tegas Usman Kholid, S.Sos, MSi. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU