JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Madura Jawa Timur melalui Satlantas mengimbau dan berharap kepada semua pemilik (penjual) toko onderdil untuk tidak menjual knalpot brong yang sesuai dengan standar.
Kasat Lantas melalui Kaor Bin Ops Satlantas Polres Sumenep, IPDA Ivan Prayitno, SH mengatakan pihaknya meminta juga kepada tukang bengkel untuk tidak melayani pemasangan knalpot brong yang tidak sesuai spektek.
“Satlantas Polres Sumenep mengimbau dan berharap kepada semua penjual atau tukang pasang knalpot untuk tidak melayani knalpot brong,” kata IPDA Ivan Prayitno, SH kepada awak media. Rabu (31/07/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, pihaknya juga akan mengkomunikasikan kepada komunitas sepeda motor yang ada di Kabupaten Sunenep untuk memberikan sosialisasi agar tidak menggunakan knalpot brong.
“Masalah knalpot brong untuk sekarang ini menjadi atensi Polda Jatim, karena pemasangan knalpot brong biasanya akan berlanjut ke aksi balapan liar,” ungkap mantan Danpos Polsek Batuan Itu.
Sebelum menggelar Operasi Patuh Semeru (OPS) 2024, kata dia melanjutkan Satlantas sudah terlebih dahulu memberikan imbauan agar masyarakat tidak memakai knalpot brong dan balap liar, khususnya anak-anak muda.
“Sebab hal itu terjadi akan dapat membahayakan jiwa sendiri ataupun jiwa orang lain, khususnya sesama pengguna jalan umum,” pungkasnya. (REDJAVA****)









