JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nasyrul Ulum Aeng Dake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep kembali menggelar pameran produk di pentas Kesenian (Gotong Royong) pada hari Selasa 05 Februari 2024.
Pameran atau pentas produk ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun sebagai hasil dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK swasta se-Kabupaten Sumenep.
Kegiatan ini dimulai hari Selasa sampai dengan Kamis (05 – 07 Maret 2024) dengan memiliki rangkaian kegiatan berupa lomba baca puisi, lomba paduan suara SLTP/SMP/MTs/sederajat dan lomba warnai tingkat PAUD.
Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, MPdi mengatakan pameran produk ini bertujuan untuk menampilkan dan mempromosikan kepada masyarakat dan dunia. usaha/industri mengenai produk-produk unggulan dan pengembangan kreativitas karya siswa-siswi SMK se-Kabupaten Sumenep.
“Pameran atau pentas produk ini dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk UMKM para siswa-siswi SMK sehingga bisa dikenal masyarakat,” kata Wabup Sumenep Hj Dewi Khalifah, SH, MH, MPdi dalam sambutannya.
Menurut orang nomer dua di Kabupaten Sumenep itu menuturkan produk-produk yang ditampilkan merupakan produk hasil Tefa (Teaching Factory) santri SMK Nasyrul Ulum yang sesuai dengan kompetensi keahlian yang ada yaitu agribisnis pengelolaan hasil perikanan dan agribisnis perikanan air tawar (APAT).
“Produk-produk itu seperti abon ikan tongkol, sambal ikan tongkol, carica stick rajungan, frozen food yaitu nugget ikan, bakso ikan, dodol rumput laut dan siomay ikan,” terang Nyai Eva sapaannya.
Selain itu, kata Ketua Muslimat NU Kabupaten itu menyebut SMK Nasyrul Ulum juga menyediakan makanan siap saji seperti lalapan lele (hasil dari budidaya sendiri) dan bakso ikan.
“Semoga dengan adanya pameran atau pentas produk ini, dunia usaha atau industri (UMKM) dapat mengetahui hasil karya mereka dapat memberi peluang bagi siswa-siswi SMK untuk bekerja nantinya,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala SMK Nasyrul Ulum Aeng Dake Kecamatan Bluto, Nurul Yaqin, MPd menambahkan bahwa kegiatan pameran atau pentas produk ini juga bisa menjadi salah satu indikasi penguasaan kompetensi santri.
“Yaitu dengan melihat sejauh mana mereka bisa menggemas dan menampilkan produk-produk sehingga mampu bersaing dengan karya dari sekolah lain. Untuk itu sangat penting bagi SMK Nasyrul Ulum untuk mengikuti kegiatan ini,” ungkap Nurul Yaqin, MPd. (REDJAVA****)










