JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kemenag Sumenep melalui Kasubag TU, Muh Rifai Hasyim, SPd, MPd menjelaskan satu jamaah haji yang tergabung dalam kloter 8 masih dirawat di RS King Abdullah Jeddah Arab Saudi.
Hal itu dikarenakan kondisi kesehatan Djumaati Binti Mujiddin warga Desa Ellak Laok Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, menurun ketika dicek disaat kepulangan ke tanah air.
Kasubag TU Kemenag Sumenep, Muh Rifai Hasyim, SPd, MPd mengatakan jumlah jamaah haji Sumenep yang tergabung dalam kloter 8 semula berjumlah 238 orang jamaah.
“Namun, satu jamaah haji asal Desa Angkatan Kecamatan Arjasa Pulau Kangean atas nama Bunidhi Sahumi Samit meninggal dunia di Mekkah,” kata Muh Rifai Hasyim, SPd, MPd. Sabtu (08/07/2023).
Dirinya menyebut dari jumlah jamaah haji kloter 8 Sumenep yang seharusnya kembali ke Indonesia berjumlah 237 jamaah, namun satu orang jamaah belum bisa dipulangkan karena sakit dan sekarang masih dirawat intensif di RS King Abdullah Jeddah Arab Saudi.
Lebih lanjut Muh Rifai Hasyim, SPd, MPd memaparkan kondisi kesehatan Djumaati Binti Mujiddin menurut informasi yang diterimanya, menurun saat menjelang kepulangan ke tanah air dan sudah berada di Jeddah Arab Saudi untuk pemberangkatan pulang ke Indonesia.
“Pada saat dicek kesehatan, kondisi Ibu Djumaati Binti Mujiddin saturasi oksigen yang bersangkutan di bawah ketentuan untuk layak terbang,” ungkapnya.
Hal itulah yang membuat warga asal Ellak Laok Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) King Abdullah Jeddah untuk dilakukan perawatan medis.
Pihak Kementerian Agama terus melakukan monitoring perkembangan kondisi jamaah haji melalui petugas haji yang berada di Jeddah Arab Saudi untuk mengetahui kondisi kesehatan jamaah.
“Untuk sementara ini, Ibu Djumaati Binti Mujiddin masih dirawat di Rumah Sakit King Abdullah Jeddah Arab Saudi,” pungkasnya.











