EROTICA PERMAISURI

Sabtu, 20 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Asosiasi Pengacara Jawa Timur (APSI) Jatim, Sulaisi Abdurrazag

Ketua Asosiasi Pengacara Jawa Timur (APSI) Jatim, Sulaisi Abdurrazag

Erotica Permaisuri

Oleh: Sulaisi Abdurrazaq
_________________________
JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – “Bangsa Indonesia nampaknya tengah terjerumus ke dalam satu situasi dimana batas antara benar – salah, baik – jahat, moral – amoral menjadi kabur dan simpang siur. Kita berada pada satu keadaan “ketidakpastian moral” (indeterminancy of moral), pada satu garis abu-abu moral, pada satu titik ambiguitas moral”.

– Yasraf Amir Piliang –
_________________________

MALAM itu. Taburan gemintang kedap kedip di langit cerah. Seumpama gadis desa, sengaja main mata, menggoda goda.

Udara sesekali meniup dahan dan ujung dedaunan yang baru kuncup, melongok ke arah dua sahabat yang duduk di bawah langit gemerlapan, bersila di ruang hampa dengan dada rusuh, berdua pelototi sutera terawang. Aurat. Mereka itulah Upin dan Ipin.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Gaungkan Jamasan Keris ke Panggung Dunia: Dari Aeng Tong-Tong Menuju Kalender Budaya Internasional

Video itu jelas, bukan sekadar pornokitsch. Wajah dan lawan pemerannya sama-sama politisi, hanya berbeda parpol.

Sang kumbang aktifis Parpol hijau, si kupu-kupu srikandi Parpol merah.

Yang satu Ketua Fraksi, satunya permaisuri. Tampak semacam cinta terlarang, cinta segitiga.

Ketika bibir permaisuri “melumat eskrim” si kumbang, Upin menelan ludah, menggigit bibir dan geleng kepala. Nalarnya terhenti, libidonya seketika membuncah hingga ubun-ubun, tak mampu sembunyikan suasana erotik dan sensual.

Upin tiba-tiba menarik nafas, lalu berdiri.

“Kasian sekali si Raja, terus menerus merawat tahta, namun gagal menjaga permata.”
Celoteh Upin merongos-rongos.

Baca Juga :  Nurahmat : Kolaborasi Yang Baik Karang Taruna dan KIM Mantapkan Pengabdian Pemuda kepada Masyarakat

Ipin hanya ketawa. Tak menggubris.

Raja pasti tak sadar permaisuri selingkuh. Karena, saban hari kecantikan permatanya itu tak henti-henti dipamerkan ke ruang-ruang publik. Medsos, bener dan flyer di mana-mana.

Menurut Ipin, sang Raja fatal fatal, karena mentolerir permaisuri masuk ke arena politik, menjadi legislator cantik, tanpa hirau banalitas. Terlalu percaya. Karena tugas masing-masing, sering long dintance.

Peristiwa itu, –Meminjam istilah Yasraf Amir Piliang (2003)–, menjelma semacam libidonomics, sebuah sistem pendistribusian rangsangan, rayuan, kesenangan, dan “kegairahan” dengan menyuguhkan unsur-unsur sensualitas.

Sang Raja seharusnya belajar dari peristiwa sejarah, cinta segitiga Ken Arok, Ken Dedes dan Tunggul Ametung.

Sebagai penguasa, Tunggul Ametung akhirnya frustasi. Situasi politik membuatnya stres. Ia sulit percaya pada pasukannya, bahkan pada bayang – bayangnya sendiri.

Baca Juga :  Karutan Sumenep Pimpin Rapat Internal Bahas Penerapan Deteksi Dini dan Pengamanan sesuai SOP

Hanya sang permaisuri, Ken Dedes yang diharap menjadi penyejuk jiwanya. Ia tak sadar, Dedes telah selingkuh dan bersekongkol dengan Arok.

Akhirnya, atas bantuan Ken Dedes, Tunggul Ametung, penguasa Tumapel, tewas di tangan Arok, diterjang keris Empu Grandring. Lalu, Ken Arok berkuasa, menjadi Raja Singhasari dengan dua permaisuri, Ken Umang dan Ken Dedes. Tamatlah riwayat Tunggul Ametung.

Kisah ini sekaligus peringatan bagi penguasa, yang saat ini bisa saja dikenal dengan sebutan Bupati, Wali Kota, atau sebutan lainnya. Berilah perhatian lebih pada permaisurimu. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Gerak Cepat Polsek Lenteng Ungkap Pencurian Motor, Pelaku Berhasil Diringkus
Kepala KUA Kota Sumenep Jemput Bola Periksa Wali Nikah yang Stroke, Pastikan Akad Sah dan Berkekuatan Hukum
Polres Sumenep Perkuat Strategi Harkamtibmas, Ikuti Anev Sitkamtibmas Triwulan II Tahun 2026
Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Santri Berkarakter, Kanjeng Toan: Kepemimpinan Harus Ditempa Sejak Dini
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Kepala Madrasah Apresiasi Kerja Keras Atlet dan Pelatih
Kejar PAD 2026, Bapenda Sumenep Mulai Periksa Kepatuhan Pajak Pelaku Usaha Kuliner
Perkuat Jalinan Silaturahmi, Danyonif TP 931/KJ Hadiri Perkemahan Haflatul Imtihan di Sumenep
Sumenep Geger Penemuan Jenazah Wanita di Sawah, Polisi Selidiki Penyebab Kematian  

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:52 WIB

Gerak Cepat Polsek Lenteng Ungkap Pencurian Motor, Pelaku Berhasil Diringkus

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:12 WIB

Kepala KUA Kota Sumenep Jemput Bola Periksa Wali Nikah yang Stroke, Pastikan Akad Sah dan Berkekuatan Hukum

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:13 WIB

Polres Sumenep Perkuat Strategi Harkamtibmas, Ikuti Anev Sitkamtibmas Triwulan II Tahun 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:59 WIB

Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Santri Berkarakter, Kanjeng Toan: Kepemimpinan Harus Ditempa Sejak Dini

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:19 WIB

Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Kepala Madrasah Apresiasi Kerja Keras Atlet dan Pelatih

Berita Terbaru