Rizal Rozadi Pemuda Asal Kota Malang Perkenalkan Aplikasi Hasil Karyanya Saat Bimtek PHKM

- Redaksi

Jumat, 4 Februari 2022 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rizal Rozadi saat perkenalkan aplikasi karya kebanggaannya pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Perlindungan Hasil Kreativitas Merek (foto.by Bidang Kominfo Publik)

Rizal Rozadi saat perkenalkan aplikasi karya kebanggaannya pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Perlindungan Hasil Kreativitas Merek (foto.by Bidang Kominfo Publik)

Javanetwork.co.id, Malang Kota – Kota Malang merupkan suatu wilayah di jawa timur yang banyak menyimpan kreativitas anak muda di Kota tersebut yang tidak diragukan lagi, terutama di bidang startup aplikasi dan gim. Rizal Rozadi misalnya, dia telah memperkenalkan startup Bingkai Karya. Aplikasi ini adalah aplikasi pembelajaran berbasis audio yang bernama PernahDengar, (4/2).

Rizal Rozadi memperkenalkan aplikasi karya kebanggaannya pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Perlindungan Hasil Kreativitas Merek (PHKM) yang digelar oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang di Hotel Savana.

“Aplikasi PernahDengar ini merupakan aplikasi pendidikan berbasis audio. Di situ ada konten-konten pembelajaran mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA dan sesuai dengan kurikulum nasional,” terang Rizal saat ditemui awak media Pemkot Malang, Kamis (3/2/2022) kemarin.

Aplikasi ini, kata dia, dapat menjadi solusi pembelajaran yang efektif dan efisien di masa pembelajaran online. Terkait dukungan dari Pemerintah (Pemkot) Kota Malang, ia mengungkapkan bahwa ada bentuk fasilitasi oleh sub-coworking dari pemerintah.

“Jadi kita belajar melakukan aktivitas atau melakukan pengerjaan konten yang bisa dilakukan, salah satunya di coworking yang dimiliki oleh pemerintah kota,” tambahnya.

Rizal berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini produk-produk unggulan yang ada di Kota Malang mendapatkan perlindungan hak intelektual dan merk yang difasilitasi oleh pemerintah.

Baca Juga :  Malam Ini Kapolri Tinjau Langsung Tol Cikampek, Pastikan One Way-Contraflow Berjalan Lancar

” Kegiatan ini sangat bagus bagi startup atau produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar produknya dapat terlindungi secara merek,” ucapnya.

Sementara itu, Rukhil Khutobah, pelaku industri kecil menengah (IKM) yang memproduksi tepung krispi merek Amanah mengungkapkan, awalnya berkenalan dengan platform MalangGlerr. Mulai dari sana, dia dipertemukan dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang untuk mendapatkan pembinaan.

“Sehingga di situ kami dibina dan difasilitasi, mulai dari perizinan, packaging, hingga digital marketing,” jelasnya.

Diungkapkannya, hingga saat ini dalam sehari pihaknya bisa memproduksi 2,5 kuintal tepung krispi. “Untuk pemasarannya, di pasar Malang Raya kami telah melayani 27 pasar, diambil banyak reseller juga,” terang Rukhil.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Kunjungi Tenda Pengungsi Korban Gempa di Cianjur

Tak hanya di pasar dalam daerah saja, pemasaran produk tepung krispi Amanah miliknya sudah dipasarkan keluar kota dan luar pulau, terutama Madura, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). “Kami sempat buka cabang di Berau, Kalimantan Timur. Dan yang terakhir telah membuka reseller di Sulawesi,” imbuhnya lagi.

Kepala Disporapar Kota Malang Dr. Ida Ayu Made Wahyuni, SH., M.Si mengatakan, HaKI tidak semata-mata masalah teknis hukum. Akan tetapi, juga menyangkut kepentingan ekonomi.

“Pelanggaran HaKI dapat menimbulkan kerugian terhadap kota, penemu, masyarakat juga membawa dampak terhadap hubungan ekonomi, sosial, budaya, dan hukum,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan
Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal
Update Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2: 9 Korban Dievakuasi ke Sumenep, Ratusan Korban Tiba di Surabaya, Pencarian 39 Penumpang Terus Berlanjut
Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Kemerdekaan saat Buka Lomba HUT RI Ke-81 di Sumenep: “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
KMP Mutiara Sentosa II Terbakar, Bupati Sumenep Siagakan 20 Ambulans dan 3 RS
Bupati Fauzi dan Menhub RI Satukan Langkah, Percepat Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Bangselok Perkuat Persatuan, Lurah Edy: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Kebersamaan
FRPB X Banteng Sakera Nahdliyin Siagakan Ambulans dan Relawan di Pelabuhan Kalianget, Perkuat Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II

BERITA TERKAIT

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:56 WIB

KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Wabup Sumenep Pimpin Rakor Forkopimda, Salurkan Bantuan dan Pastikan Korban Kapal Terbakar Dilayani Maksimal

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Update Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2: 9 Korban Dievakuasi ke Sumenep, Ratusan Korban Tiba di Surabaya, Pencarian 39 Penumpang Terus Berlanjut

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Kemerdekaan saat Buka Lomba HUT RI Ke-81 di Sumenep: “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:59 WIB

KMP Mutiara Sentosa II Terbakar, Bupati Sumenep Siagakan 20 Ambulans dan 3 RS

BERITA TERBARU