JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kecamatan Sapeken menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025/2026 sekaligus pemantauan aktivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batu Makdengkeng di Desa Sakala, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Rabu. (06/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sapeken Hamka, S.Pi., M.AP bersama jajaran kecamatan, unsur Koramil Sapeken, Polsek Sapeken, Kepala Desa Sakala, serta perangkat desa setempat.

“Monitoring dan evaluasi ini dilakukan sebagai langkah memastikan pengelolaan Dana Desa berjalan sesuai regulasi, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa,” kata PLT. Camat Sapeken Hamka disela-sela kegiatan.
Pihaknya menegaskan bahwa pengawasan Dana Desa bukan hanya soal administrasi, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran negara di tingkat desa.
“Dana Desa harus benar-benar dikelola secara transparan, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh program berjalan optimal serta manfaatnya dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.
Selain evaluasi administrasi dan pelaksanaan program DD, tim juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas BUMDes Batu Makdengkeng sebagai salah satu instrumen penguatan ekonomi lokal di Desa Sakala.
Menurut Hamka, keberadaan BUMDes harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui pengelolaan unit usaha yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan.
“BUMDes tidak boleh hanya berdiri secara formalitas. Harus ada gerakan nyata, unit usaha yang hidup, dan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa serta kesejahteraan masyarakat,” tegas Hamka menambahkan
Sementara itu, Kepala Desa Sakala menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim monitoring dari Kecamatan Sapeken beserta unsur Forkopimka yang dinilai memberikan motivasi dan penguatan dalam tata kelola pemerintahan desa.

Ia menilai kegiatan evaluasi semacam ini sangat penting untuk mendorong pemerintah desa semakin tertib administrasi sekaligus fokus menghadirkan program-program pembangunan yang tepat sasaran.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, Pemerintah Kecamatan Sapeken berharap pelaksanaan Dana Desa 2025/2026 di seluruh wilayah dapat berjalan efektif, transparan, serta mampu memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui optimalisasi peran BUMDes. (REDJAVA****)













