Warga Yang Terdampak Erupsi Gunung Semeru Akan di Berikan Dana Tunggu Dari BNPB

Minggu, 5 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kiri) memberikan arahan di Kantor Kecatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12). (Komunikasi Kebencanaan BNPB/Danung Arifin)

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kiri) memberikan arahan di Kantor Kecatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12). (Komunikasi Kebencanaan BNPB/Danung Arifin)

Javanetwork.co.id, Lumajang – Seiring dengan penanganan tanggap darurat bencana erupsi Gunung Semeru yang sedang berjalan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara paralel juga akan mempersiapkan penanganan pasca bencana bagi warga yang terdampak, (5/12).

BNPB akan memberikan dana tunggu kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat tertimbun abu vulkanik dari erupsi Gunung Semeru. Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M dalam rapat koordinasi tanggap sarurat bencana erupsi Gunung Semeru, Minggu (5/12) di Kantor Kecamatan Pasirian.

“Kami akan membangun kembali rumah warga yang rusak. Selagi menunggu dibangun, kami akan berikan dana tunggu kepada mereka yang terdampak untuk menyewa rumah sementara selama 6 bulan,” jelas Suharyanto.

Suharyanto berharap selama 6 bulan tersebut, rumah warga yang terdampak sudah dapat terbangun kembali di lokasi yang lebih aman. Saat ini, rencana pembangunan menunggu perizinan untuk penggunaan lahan dari pemerintah daerah.

BNPB bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Dinas PUPR akan terus mengawal perizinan tersebut,” tambahnya.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, S.Pd., M.A.P., M.M., mengatakan, setiap KK yang rumahnya mengalami kerusakan dan tidak dapat ditinggali kembali, akan mendapatkan sebesar 500 ribu setiap bulannya selama kurun waktu 6 bulan.

Sementara itu, hungga saat ini BNPB, BPBD, dan instansi terkait masih melakukan asesmen dan pendataan cepat kerusakan rumah yang timbul akibat kejadian bencana erupsi Gunung Semeru. (*)

Berita Terkait

Komitmen Penuh Integritas, Rutan Sumenep Deklarasikan Zero Halinar
Lahan Terbakar di Gedungan Sumenep, Analis Ungkap Penyebab Potensial
ASN Sumenep Didorong Berdayakan UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Gerakan Nyata
Sentuhan Kemanusiaan di Pabian: Polisi Hadir, Harapan Tumbuh di Panti Asuhan
Sekjen Bidik Tegaskan Komitmen Kawal Program HDDAP DKPP Sumenep Secara Ketat
Polres Sumenep Tertibkan Balap Liar di Jalur Bandara Trunojoyo, 48 Ranmor Diamankan
Monev Dinkes P2KB Sumenep di Puskesmas Pandian, Pastikan Layanan Kesehatan Semakin Optimal
Helmi Art Museum Sumenep Gaungkan “From Steel to Soul” yang Menggetarkan Nusantara di Momentum Hari Keris Nasional 2026

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:06 WIB

Komitmen Penuh Integritas, Rutan Sumenep Deklarasikan Zero Halinar

Senin, 20 April 2026 - 20:43 WIB

Lahan Terbakar di Gedungan Sumenep, Analis Ungkap Penyebab Potensial

Senin, 20 April 2026 - 18:08 WIB

ASN Sumenep Didorong Berdayakan UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Gerakan Nyata

Senin, 20 April 2026 - 16:09 WIB

Sentuhan Kemanusiaan di Pabian: Polisi Hadir, Harapan Tumbuh di Panti Asuhan

Senin, 20 April 2026 - 15:47 WIB

Sekjen Bidik Tegaskan Komitmen Kawal Program HDDAP DKPP Sumenep Secara Ketat

Berita Terbaru