Srikaya Sumenep, Si Emas Hijau Yang Siap Mendominasi Pasar Nasional

Minggu, 16 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Budidaya Tanaman Srikaya Sumenep

Petani Budidaya Tanaman Srikaya Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di balik hamparan tanah subur di ujung timur Pulau Madura, sebuah potensi besar tengah menanti untuk bersinar. Kabupaten Sumenep, yang selama ini dikenal sebagai daerah kaya budaya dan pesona wisata, ternyata menyimpan harta karun di sektor agribisnis.

Srikaya, buah tropis dengan rasa manis dan aroma khas, kini mulai mencuri perhatian sebagai komoditas unggulan yang berpotensi menembus pasar nasional.

Dengan produksi mencapai 400 ton per tahun, srikaya Sumenep bukan sekadar hasil bumi biasa. Empat kecamatan Saronggi, Bluto, Batuputih, dan Talango menjadi pusat utama budidaya buah ini.

Dari sana, lahir varietas unggulan bernama Srikaya Langsar, yang memiliki keistimewaan berupa ukuran besar, tekstur halus, serta rasa yang lebih manis dibandingkan varietas lainnya.

Baca Juga :  Sertu TNI Rachmat Fathurrohman Babinsa 0827/02 Kalianget Jadi Irup di SMPN 2 Kalianget

Sayangnya, di balik keunggulan tersebut, srikaya Sumenep menghadapi tantangan besar: masa simpan yang singkat, membuatnya rentan terhadap kerusakan jika tidak segera dipasarkan atau diolah lebih lanjut.

Musim panen yang terjadi pada Februari hingga Maret menjadi momen emas bagi para petani. Di masa ini, buah srikaya membanjiri pasar lokal dan mulai merambah ke kota-kota besar seperti Surabaya.

Bahkan, beberapa pengusaha telah melirik peluang ekspor, mengingat tingginya permintaan dari luar daerah.

Baca Juga :  Ketum Fast Respon Nusantara Agus Flores : Kalau Bisa Wartawan FRN Nonton Bareng Kabareskrim Polri Di Metro TV, Bahas Restoratif Justice Kepedulian Polri Untuk Masyarakat

Data analisis Location Quotient (LQ) dalam lima tahun terakhir menunjukkan bahwa nilai LQ srikaya Sumenep selalu di atas angka 1, yang menandakan keunggulannya dalam produksi dibandingkan dengan daerah lain.

Artinya, buah ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga berpeluang besar menguasai pasar di luar wilayah Sumenep.

Namun, potensi besar ini belum diiringi dengan strategi pascapanen yang optimal. Tanpa inovasi, ancaman kerugian akibat buah yang cepat busuk akan terus menghantui para petani.

Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama para pelaku agribisnis perlu merancang solusi konkret, mulai dari teknologi penyimpanan, pengolahan menjadi produk turunan seperti selai dan minuman berbasis srikaya, hingga strategi pemasaran berbasis digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Gemuruh Keimanan, Teguhkan Integritas: Binrohtal Polres Sumenep Ukir Semangat Baru

Kini, tantangannya jelas: apakah Sumenep siap membawa Srikaya Langsar menjadi ikon agribisnis nasional? Dengan langkah yang tepat, bukan tidak mungkin buah ini akan menjadi primadona baru dalam industri hortikultura Indonesia.

Srikaya Sumenep bukan sekadar buah biasa, ia adalah emas hijau yang menunggu untuk digarap dengan lebih serius. Jika semua elemen bersatu, bukan hal mustahil jika dalam waktu dekat, srikaya Sumenep menjadi topik utama dalam tren pertanian Indonesia. (REDJAVA****)

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Tabrak Pikap Parkir di Jalan Raya Gapura Sumenep, Satu Korban Terluka
Kunjungan Industri DPIB SMKN 1 Kalianget di Malang, Bekali Siswa Hadapi Tantangan Dunia Konstruksi Modern
Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Kebersamaan, Pesan Kuat di Wisuda SDN Lobuk 1 Sumenep
Lindungi Keanekaragaman Hayati Pulau Saobi, Perhutani Dukung Penuh RPJP Cagar Alam 2027–2036
Perkuat Pengawasan Internal, Polres Sumenep Hadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri
Pelepasan 58 Siswa SDN Pandian 1 Sumenep Berlangsung Khidmat, Haru dan Bahagia Berbaur Jadi Satu
Audiensi FWS di Komisi I DPRD Sumenep Berlangsung Gayeng, Dorong Tata Kelola e-Katalog dan Anggaran Publikasi Lebih Transparan
Percasi Sumenep Genjot Latihan Intensif, Bidik Prestasi Gemilang di Kejurprov Catur Jawa Timur 2026

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:06 WIB

BREAKING NEWS: Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Tabrak Pikap Parkir di Jalan Raya Gapura Sumenep, Satu Korban Terluka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:50 WIB

Kunjungan Industri DPIB SMKN 1 Kalianget di Malang, Bekali Siswa Hadapi Tantangan Dunia Konstruksi Modern

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:40 WIB

Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Kebersamaan, Pesan Kuat di Wisuda SDN Lobuk 1 Sumenep

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:59 WIB

Lindungi Keanekaragaman Hayati Pulau Saobi, Perhutani Dukung Penuh RPJP Cagar Alam 2027–2036

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:39 WIB

Perkuat Pengawasan Internal, Polres Sumenep Hadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri

Berita Terbaru