JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana khidmat sekaligus hangat menyelimuti Aula Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kangean, Senin (16/3). Di penghujung Ramadhan, ratusan pengurus Nahdlatul Ulama dari berbagai tingkatan berkumpul dalam satu forum silaturahmi dan buka puasa bersama yang menjadi penutup rangkaian kegiatan syiar Ramadhan PCNU Kangean tahun ini.
Sedikitnya 215 tokoh NU hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari jajaran Pengurus Pleno PCNU, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC), hingga pengurus ranting NU dari berbagai wilayah di Kepulauan Kangean.
Kegiatan diawali dengan istighatsah berjamaah, menghadirkan suasana spiritual yang kuat. Doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, keberkahan organisasi, serta kekuatan bagi para pengurus dalam mengemban amanah khidmat kepada umat.
Momentum kebersamaan ini kemudian dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi organisasi. Ketua PCNU Kangean dalam arahannya menekankan pentingnya memperkuat peran struktur NU hingga ke tingkat ranting sebagai garda terdepan pelayanan umat.
Menurutnya, NU di Kangean harus terus bergerak, tidak hanya dalam penguatan tradisi keagamaan, tetapi juga dalam menjawab persoalan sosial masyarakat.
Puncak acara diisi dengan taujihad dan irsyadat dari Rais Syuriah PCNU Kangean, KH. Nurul Huda Adhim. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa perjuangan di organisasi keagamaan tidak boleh diwarnai kesombongan.
Ia menegaskan bahwa setiap amal manusia selalu memiliki kekurangan, sehingga para pengurus harus membiasakan diri untuk terus beristighfar dan melakukan evaluasi diri.
“Sehebat apa pun ikhtiar kita, tetap ada kekurangan. Karena itu kita harus terus memohon ampun kepada Allah agar perjuangan kita di Nahdlatul Ulama selalu mendapat ridha-Nya,” pesan KH. Nurul Huda Adhim di hadapan para pengurus.
Selain memperkuat ukhuwah, kegiatan ini juga menjadi bentuk penghargaan kepada para pengurus yang telah aktif menggerakkan berbagai program selama Ramadhan. Panitia menyerahkan bingkisan apresiasi kepada seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan rasa terima kasih atas dedikasi mereka.
Sepanjang bulan suci Ramadhan tahun ini, PCNU Kangean tercatat aktif menggelar berbagai kegiatan dakwah dan sosial. Salah satu program yang mendapat perhatian luas adalah pengajian kitab kuning secara bergilir di tingkat ranting, yang bertujuan memperkuat literasi keagamaan warga Nahdliyin di wilayah kepulauan.
Di sisi lain, organisasi ini juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan 300 paket santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut terdiri dari 150 paket untuk anak yatim dan 150 paket untuk fakir miskin yang disalurkan melalui jaringan pengurus NU di berbagai desa.
Program-program tersebut dinilai menjadi bukti bahwa kehadiran NU di Kangean tidak hanya sebatas organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang terus bergerak di tengah masyarakat.
Ketua PCNU Kangean menegaskan, keberhasilan rangkaian kegiatan Ramadhan ini tidak lepas dari soliditas seluruh struktur kepengurusan, mulai dari cabang hingga ranting.
Ia berharap momentum buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperkuat gerakan dakwah dan pelayanan sosial NU di wilayah kepulauan.
“Semangat Ramadhan ini harus kita jaga. NU harus terus hadir di tengah masyarakat, memberi manfaat dan menjaga nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil alamin,” ujarnya menambahkan.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan Ramadhan ini, PCNU Kangean menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran organisasi dalam membangun kehidupan keagamaan, sosial, dan kebangsaan di wilayah Kepulauan Kangean. (REDJAVA****)












