Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'squeaky_ligate' not found or invalid function name in /home/u1556420/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 341 Safari Natal FKUB Sumenep: Negara Hadir di Rumah Ibadah, Harmoni Dijaga di Tengah Kemajemukan - Java Network
JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Malam Natal di Kabupaten Sumenep, Kamis (24/12/2025), tidak hanya dipenuhi lantunan doa dan nyala lilin perayaan. Di saat sebagian umat Kristiani menundukkan kepala dalam ibadah suci, negara hadir secara nyata, berjalan berdampingan dengan umat, menjaga ruang iman agar tetap aman dan damai.
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumenep menggelar Safari Natal mulai pukul 18.30 WIB, menyambangi tiga gereja utama di Sumenep: Gereja Bethel Indonesia (GBI), Gereja Paroki Maria Gunung Karmel, dan Gereja Pantekosta. Safari ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan pesan simbolik bahwa keberagaman dijaga, bukan hanya diucapkan.
Safari Natal diikuti langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), didampingi FKUB serta tokoh lintas agama. Kehadiran kolektif ini menegaskan peran negara sebagai penjamin kebebasan beragama sekaligus penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat Sumenep yang majemuk.
Momentum reflektif terjadi di Gereja Bethel Indonesia, saat Ketua FKUB Sumenep KHR. Achmad Qusyairi Zaini, S.S., mendapat kesempatan khusus dari Pendeta Naomi untuk menyampaikan sambutan. Dalam pidatonya, Kyai Qusyairi menempatkan Natal sebagai peristiwa kemanusiaan universal, melampaui batas teologis semata.
“Selamat Hari Natal. Semoga cahaya kasih yang lahir dari peristiwa suci ini menerangi nurani kemanusiaan kita bersama, melampaui sekat agama, suku, dan perbedaan. Di negeri yang majemuk ini, Natal bukan hanya perayaan iman umat Kristiani, tetapi juga momentum bersama untuk meneguhkan nilai universal: cinta kasih, keadilan, pengorbanan, dan perdamaian,” kata Kyai Qusyairi Zaini.
Ia menegaskan, Indonesia termasuk Sumenep harus terus dirawat sebagai rumah bersama, tempat setiap keyakinan tumbuh dalam saling menghormati, setiap perbedaan dirajut dalam persaudaraan, dan setiap warga diperlakukan setara dalam martabat kemanusiaan.
Safari Natal ini sekaligus menjadi refleksi atas keberhasilan Kabupaten Sumenep dalam menjaga kerukunan umat beragama. Di bawah kepemimpinan KHR. Achmad Qusyairi Zaini, FKUB Sumenep berhasil mengantarkan Pemerintah Kabupaten Sumenep meraih Penghargaan Indeks Harmoni dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebuah pengakuan nasional atas stabilitas dan keharmonisan sosial-keagamaan yang terpelihara secara konsisten.
Menurut sosok pengasuh Ponpes Hidayatul Ulum Gadu Barat Kecamatan Ganding itu menyatakan, kehadiran langsung Bupati Sumenep bersama Forkopimda dalam Safari Natal adalah bentuk kepemimpinan yang hadir secara substantif, bukan simbolik belaka.
“Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah daerah hadir, peduli, dan turun langsung mendampingi komunitas lintas agama. Sinergi antara pemerintah, FKUB, dan para tokoh agama inilah yang menjadi fondasi terciptanya Sumenep sebagai daerah yang aman, damai, harmonis, dan tetap kondusif,” pungkasnya.
Safari Natal FKUB Sumenep bersama pemerintah daerah pada akhirnya menegaskan satu pesan penting: kerukunan tidak lahir dari slogan, melainkan dari kehadiran, dialog, dan keteladanan yang dirawat secara terus-menerus di ruang sosial dan keagamaan. Dari Sumenep, pesan damai itu disuarakan bahwa keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan bangsa. (REDJAVA****)