JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Aliansi Jurnalis Sumekar (AJS) resmi membuka Rapat Kerja (Raker) 2025 di Rodium 6, Lantai 18, Hotel Platinum Tunjungan Plaza Surabaya, yang berlangsung 15–27 November 2025.
Forum strategis ini menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat peran jurnalis sebagai pengawal pembangunan Madura.
Ketua AJS Sumenep, Faldi Aditya, menegaskan bahwa Raker tahun ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum menetapkan sikap organisasi terhadap arah pembangunan daerah.
“AJS sangat mendukung percepatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Madura karena ini adalah harapan ekonomi jangka panjang masyarakat Madura,” kata Faldi.
Ia menyebut bahwa KEK Madura sudah terlalu lama berada dalam fase wacana. Karena itu, perlu gerak cepat dari seluruh pemangku kepentingan agar proyek strategis nasional tersebut tidak kembali mangkrak.
“Kami ingin menegaskan bahwa KEK tidak boleh berhenti sebagai rencana di atas kertas. Pemerintah harus mengeksekusi percepatan dengan serius dan transparan,” tegasnya.
Faldi juga menyoroti pentingnya percepatan perizinan serta kolaborasi antarlembaga agar KEK benar-benar memberi dampak bagi masyarakat.
“Ketika KEK berjalan secara efektif, peluang investasi terbuka, lapangan kerja tercipta, dan Madura bisa naik kelas secara ekonomi,” ujarnya lebih lanjut.
Selain fokus pada KEK, AJS juga menekankan perhatian pada kepatuhan pajak industri rokok di Madura. Sektor ini selama bertahun-tahun menjadi salah satu penopang PAD, sehingga kepatuhan terhadap regulasi adalah bentuk kontribusi langsung kepada daerah.
“Perusahaan rokok di Madura wajib taat pajak. Itu bukan hanya soal kewajiban hukum, tetapi juga tanggung jawab moral demi pembangunan daerah,” tutup Ketua AJS tersebut.
Raker AJS 2025 dihadiri pengurus, anggota senior, dan perwakilan media. Para peserta sepakat memperkuat profesionalisme jurnalis dalam menjalankan peran sebagai pengawas sosial, penyampai informasi publik, serta garda depan edukasi masyarakat.
AJS menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan publik dan memperjuangkan aspirasi pembangunan Madura melalui peran pers yang kritis, independen, dan konstruktif. (REDJAVA****)













