Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan Panggil Mendadak Wabup Blitar Dan Ketua PAN Jatim, Apakah Terkait Posisi Jatah Menteri?

Kamis, 7 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum PAN Ketua DPD PAN Jatim, Wabup Blitar

Ketum PAN Ketua DPD PAN Jatim, Wabup Blitar

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) PAN mendadak memanggil Wakil Bupati (Wabup) Blitar dan Ketua DPW PAN Jawa Timur, kabar ini menimbulkan berbagai spekulasi apakah terkait posisi jatah menteri untuk PAN ?

Informasi dipanggilnya Wabup Blitar, Rahmat Santoso dan Ketua DPW PAN Jatim, Ahmad Rizki Sadiq ini diperoleh kabar dari beberapa sumber, yang mengatakan keduanya mendadak dipanggil Ketum PAN Zulkifli Hasan ke Jakarta.

Masih menurut sumber yang sama, kemungkinan besar pemanggilan 2 orang kader terbaik PAN Jatim tersebut. terkait dengan keputusan penting, untuk kepentingan partai berlambang matahari terbit ini.

Ketika kabar ini dikonfirmasikan langsung kepada Wabup Rahmat yang juga menjabat Wakil Ketua DPW PAN Jatim, dan sekarang juga menjabat Ketua Umum DPP Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) dan Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI), membenarkan kalau dirinya dan Ketua DPW PAN Jatim kemarin malam dipanggil Ketum PAN Zulhas sapaan Zulkifli Hasan ke Jakarta.

Baca Juga :  Blitar Tuan Rumah ILRU 2022, Wabup Kabupaten Blitar Rahmat Santoso Siap Dukung Dan Sukseskan

“Iya benar, saya dan Mas Rizki (Ketua DPW PAN Jatim) dipanggil Pak Ketum Zulhas ke Jakarta kemarin malam,” jawab Wabup Rahmat, melalui pesan Whatsapp, Kamis(7/4/2022).

Ketika ditanya pemanggilan mendadak dan bertemu Ketum PAN malam hari ini terkait dengan pembahasan jatah Menteri untuk PAN ?

Apalagi indikasi kuatnya pemanggilan 2 orang kader terbaik PAN di Jatim ini terkait posisi Menteri semakin kuat, dengan maraknya pemberitaan beberapa hari ini bahwa Presiden RI Joko Widodo marah dan menyoroti kinerja beberapa pembantunya di kabinet.

Mulai dari soal mahal dan langkanya minyak goreng, masih besarnya belanja import dan terakhir kurangnya Sense of Crisis dari para Menterinya.

Ditambah dengan beredarnya foto, pertemuan antara Ketum PAN Zulhas dengan Wabup Rahmat dan Ketua PAN Jatim Rizki Sadiq.

Baca Juga :  Ramadhan Penuh Berkah, Wabup Blitar H. Rahmat Santoso Tebar Kabahagian Dengan Santunan

Menanggapi ini orang nomor dua di kabupaten Blitar mengatakan kalau pemanggilan dan pertemuan dengan Ketum PAN Zulhas, hanya buka puasa bersama dan rapat konsolidasi internal partai.

“Kalau soal Menteri untuk PAN, kan sudah dijawab Pak Ketum kalau itu hak Prerogatif Presiden,” tulis Pria yang juga menjabat MPO MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Surabaya, serta terakhir karteker sebagai Ketua DPW PEKAT IB Jawa Timur, ini dengan ditambah emoji tertawa.

Soal beredarnya foto bertiga, berisi gambar pertemuan antara Ketum PAN Zulhas, Wabup Rahmat dan Ketua PAN Jatim Rizki Sadiq. diungkapkan Makdhe Rahmat panggilan akrab Wabup Rahmat, foto itu untuk baliho PAN. “Foto itu untuk baliho selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan PAN, serta baliho Jatim Basis PAN,” elaknya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kabar reshufle kabinet sempat menguat pada akhir Maret 2022 lalu. diikuti dengan isu masuknya kader PAN menjadi salah satu calon Menteri atau Wakil Menteri, salah satu nama yang muncul yaitu Wabup Blitar, Rahmat Santoso.

Baca Juga :  Menebar Cinta di Jalanan, KBS Hidupkan Semangat Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Berbagi

Ketua Umum PAN, Zulhas saat dikonfirmasi wartawan terkait adanya kabar Reshufle Kabinet, serta masuknya kader PAN menjadi Menteri atau Wakil Menteri mengatakan siapa yang akan mengisi jabatan Menteri, merupakan hak Prerogatif Presiden RI Jokowi.

“Soal Reshufle itu haknya Presiden Jokowi, kita serahkan pada Pak Presiden. Saya kira itu saja jawaban saya, itu hak prerogatif Presiden,” kata Zulhas usai acara konsolidadi dengan kader PAN se-Jatim di Hotel Sheraton Surabaya beberapa hari yang lalu.

Bahkan Zulhas juga tidak mau membocorkan siapa kader PAN yang akan masuk pada Kabinet Indonesia Maju, menjadi menteri atau wakil menteri. “Pokoknya itu hak Presiden,” tandasnya.(TIM PPl).

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Hadiri Kunker Komandan Kodaeral V/Surabaya di Keraton Sumenep, Sinergi TNI–Polri Kian Solid
Percasi Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Friendly Match dengan Pamekasan
Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Kasus Sabu 2,34 Gram, Dua Pria Ditangkap di Paberasan
IWO Sumenep Gelar Lomba Bung Karno 2026, Ratusan Generasi Muda Madura Adu Bakat dan Gagasan
Kejari Sumenep Warning Pelaksana BSPS 2026: Jangan Main-Main dengan Dana Bantuan Rumah
Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra Ingatkan Kasus Korupsi BSPS Saat Sosialisasi BSPS 2026
Karutan Sumenep Percepat Transformasi Digital, E-LAKSI Jadi Terobosan Baru Permudah Layanan Masyarakat
Pelajar Guluk-Guluk Diajak Jadi Agen Perubahan Lingkungan, Mahasiswi Annuqayah Gelar Gerakan Hijau Selama Sebulan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:17 WIB

Kapolres Sumenep Hadiri Kunker Komandan Kodaeral V/Surabaya di Keraton Sumenep, Sinergi TNI–Polri Kian Solid

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:35 WIB

Percasi Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Friendly Match dengan Pamekasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:14 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Kasus Sabu 2,34 Gram, Dua Pria Ditangkap di Paberasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:32 WIB

IWO Sumenep Gelar Lomba Bung Karno 2026, Ratusan Generasi Muda Madura Adu Bakat dan Gagasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:11 WIB

Kejari Sumenep Warning Pelaksana BSPS 2026: Jangan Main-Main dengan Dana Bantuan Rumah

Berita Terbaru