Kemenag Sumenep Genjot Kapasitas Publikasi, Satukan Gerak Humas Lewat Pertemuan Strategis

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Sumenep Genjot Kapasitas Publikasi, Satukan Gerak Humas Lewat Pertemuan Strategis

Kemenag Sumenep Genjot Kapasitas Publikasi, Satukan Gerak Humas Lewat Pertemuan Strategis

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menyalakan semangat baru di bidang komunikasi publik. Bertempat di Gedung Workshop MAN Sumenep, jajaran kehumasan Kemenag menggelar Pertemuan Stakeholder Kehumasan, Kamis (31/10/2025), menghadirkan Tim Humas Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur sebagai narasumber utama.

Langkah ini bukan sekadar agenda koordinasi, melainkan strategi besar untuk meneguhkan peran humas sebagai garda depan citra kelembagaan.

Peserta kegiatan terdiri atas kontributor berita dari setiap seksi, madrasah negeri, serta Kantor Urusan Agama (KUA) se-daratan Sumenep, yang selama ini menjadi tulang punggung publikasi di lini terdepan.

Dalam sambutan pembuka, Kepala Subbag TU Kemenag Sumenep, Muh. Rifa’i Hasyim, mewakili Kepala Kantor, menegaskan pentingnya memperkuat jejaring komunikasi internal dan eksternal.

Baca Juga :  Ketika Tiang Listrik Terbakar, Layanan SiLaPor 112 Datang Menjawab Kepanikan

“Humas bukan sekadar menulis berita, melainkan menghidupkan narasi kelembagaan. Melalui publikasi yang bernas dan berimbang, kita membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat citra positif Kemenag,” ujar Rifa’i di hadapan peserta.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh kontributor humas yang dengan dedikasi tinggi terus mendiseminasikan berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

“Kerja humas adalah kerja pengabdian. Ia hadir bukan hanya untuk memberitakan, tetapi juga untuk menginspirasi,” tegasnya.

Sorotan utama datang dari Evi Laili Azkiyah, perwakilan Tim Humas Kanwil Kemenag Jawa Timur, yang menyampaikan paparan dengan gaya inspiratif. Ia menegaskan bahwa kekuatan lembaga di era digital terletak pada kemampuan humas dalam mengelola persepsi publik.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-52 PDI Perjuangan, Indriani Yulia Mariska Tegaskan Pentingnya Gotong-Royong dan Sinergi Kader

“Kehumasan adalah seni membangun kepercayaan. Di tangan humas, sebuah lembaga bisa tampak hidup, responsif, dan dipercaya publik. Karena itu, kecepatan, ketepatan, dan keseimbangan informasi menjadi kunci utama,” tuturnya.

Evi juga mengajak para kontributor untuk tidak hanya menjadi penulis berita, tetapi juga kurator informasi yang beretika dan penyampai nilai kelembagaan yang meneduhkan.

“Tugas humas hari ini bukan sekadar melaporkan kegiatan, tetapi membingkai makna di baliknya,” tambahnya.

Pertemuan ini tidak hanya mempererat koordinasi antarunit, tetapi juga membuka ruang refleksi tentang bagaimana Kemenag Sumenep bisa tampil sebagai lembaga publik yang komunikatif, terbuka, dan inspiratif.

Diskusi berlangsung dinamis, membahas teknik penulisan feature lembaga, penguatan narasi visual, hingga strategi pengelolaan konten di media sosial yang efektif. Semua diarahkan untuk memperkuat branding kelembagaan di tengah derasnya arus informasi digital.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadhan, Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Sembako

Di ujung kegiatan, semangat para peserta terpancar kuat: humas bukan sekadar profesi tambahan, tetapi misi pelayanan publik melalui komunikasi yang mencerahkan.

Pertemuan ini menegaskan satu hal: bahwa wajah Kemenag dibangun dari kerja-kerja sunyi para insan humas di daerah. Dari tangan mereka, cerita tentang nilai, moderasi beragama, dan keberagaman diolah menjadi pesan yang menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

Kemenag Sumenep menatap masa depan dengan optimisme baru membangun komunikasi publik yang cerdas, menyatukan gerak kehumasan dari tingkat kecamatan hingga pusat, demi menghadirkan pelayanan yang informatif, transparan, dan berintegritas. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Usai Pulang Takziah, Warga Pulau Giliraja Dikejutkan Rumahnya Ludes Terbakar, Polisi Sebut Diduga Akibat Korsleting Listrik
Menjaga Asa Pendidikan, Pemkab Sumenep Mulai Proses Pencairan Beasiswa bagi 126 Mahasiswa
Hallo Masyarakat Sumenep, Saatnya Dukung Jagoan Anda di Semifinal Festival Karaoke Dangdut Bupati Sumenep Cup 2026
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, BPS Sumenep Bangun Sinergi Strategis dengan Polres
Di Tengah Langit Mendung, KBS Sumenep Tebar Kebahagiaan Lewat 105 Bungkus Nasi BUNGTURAT
Hendak Ambil Kayu ke Ladang, Warga Lobuk Sumenep Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Desa
Over Kapasitas Jadi Perhatian, Rutan Sumenep Pindahkan 9 WBP Demi Optimalisasi Pembinaan
Edukasi Hantavirus di Rutan Sumenep, Langkah Nyata Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan Sehat dan Aman

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:22 WIB

Usai Pulang Takziah, Warga Pulau Giliraja Dikejutkan Rumahnya Ludes Terbakar, Polisi Sebut Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:29 WIB

Menjaga Asa Pendidikan, Pemkab Sumenep Mulai Proses Pencairan Beasiswa bagi 126 Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:46 WIB

Hallo Masyarakat Sumenep, Saatnya Dukung Jagoan Anda di Semifinal Festival Karaoke Dangdut Bupati Sumenep Cup 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, BPS Sumenep Bangun Sinergi Strategis dengan Polres

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:22 WIB

Di Tengah Langit Mendung, KBS Sumenep Tebar Kebahagiaan Lewat 105 Bungkus Nasi BUNGTURAT

Berita Terbaru