Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'squeaky_ligate' not found or invalid function name in /home/u1556420/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 341
Inovasi Bupati Fauzi : BPJS Ketenagakerjaan Langkah Nyata Pengentasan Kemiskinan di Sumenep - Java Network

Inovasi Bupati Fauzi : BPJS Ketenagakerjaan Langkah Nyata Pengentasan Kemiskinan di Sumenep

Rabu, 15 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, tak henti-hentinya menggagas langkah inovatif untuk menekan angka kemiskinan di kabupaten ujung timur Pulau Madura ini.

Salah satu gebrakan terbarunya adalah memastikan pekerja warung tradisional di Sumenep terkover dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Berbekal kemitraan strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kini menjadikan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai tonggak baru dalam melindungi para pekerja rentan.

Program ini, yang mulai dirintis sejak 2024, telah mencakup lebih dari 6.000 pekerja rentan, dan jumlah ini terus bertambah seiring dengan masifnya upaya sosialisasi yang digalakkan pemerintah.

Bupati Fauzi menegaskan, program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di sektor informal.

“Kami tidak mendoakan hal buruk terjadi, tetapi pemerintah wajib memberikan perlindungan bagi masyarakatnya, termasuk menjamin kesejahteraan mereka di masa tua,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/1/2025).

Sebagai bukti nyata manfaat program ini, para peserta BPJS Ketenagakerjaan kini memiliki perlindungan yang signifikan. Misalnya, bagi tenaga kerja rentan yang meninggal dunia, keluarga mereka akan menerima santunan sebesar Rp 42 juta yang disalurkan langsung ke rekening bank penerima.

Ini menjadi salah satu bentuk jaminan yang dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi modal usaha untuk melanjutkan kehidupan.

“Program ini lebih dari sekadar perlindungan kerja. Ini adalah komitmen kami untuk memberikan kepastian dan harapan bagi masyarakat, terutama mereka yang selama ini terpinggirkan,” ungkapnya.

Meski telah berjalan, sosok orang nomer satu di Kabupaten Sumenep mengakui bahwa program ini masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, untuk mendata para pekerja rentan yang layak menerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

Tantangan terbesar saat ini adalah minimnya pemahaman masyarakat tentang program tersebut.

“Kebanyakan masyarakat hanya mengenal BPJS Kesehatan, padahal BPJS Ketenagakerjaan juga sangat penting untuk perlindungan kerja. Maka dari itu, sosialisasi yang masif menjadi kunci utama keberhasilan program ini,” imbuhnya.

Inisiatif ini tidak hanya berorientasi pada perlindungan kerja semata, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Sumenep untuk menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

Dengan perlindungan yang diberikan, para pekerja tidak hanya merasa aman, tetapi juga memiliki akses terhadap berbagai fasilitas yang mampu mendorong produktivitas mereka.

Ketua DPC PDI-P Sumenep berharap, melalui langkah-langkah ini, Sumenep bisa mencetak sejarah sebagai daerah yang berhasil mengatasi kemiskinan dengan solusi yang berfokus pada perlindungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin program ini menjadi inspirasi, tidak hanya di Sumenep, tetapi juga di daerah-daerah lain. Karena kemiskinan bukan hanya soal statistik, melainkan soal keberpihakan pada manusia dan martabat mereka,” tandasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Sumenep kini bersiap menulis babak baru dalam perjalanan menuju kesejahteraan masyarakatnya. Program BPJS Ketenagakerjaan adalah awal dari transformasi besar yang dijanjikan. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Rahasia malem Jum’at/Jum’at Dibudinah: Jejak Sunyi Leluhur Menyambut Ramadan
Kajari Sumenep Lantik Dua Pejabat Strategis, Nislianudin: Pidsus dan Pidum Bukan Ruang Nyaman
Rutan Sumenep Moncer di Awal 2026, Nilai SKM 97,72 dan SPAK 98,11, Karutan: Ini Buah Kerja Kolektif
Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans, Tekankan Keselamatan Berkendara Saat Situasi Darurat
Musda DEKOPINDA Sumenep Tegaskan Arah Baru Koperasi, Bupati Fauzi: Saatnya Bertransformasi dan Profesional
Diskan Sumenep Dampingi Poklahsar Putri Kinorong, Udang Tembus 1 Ton per Hari dan Rambah Ekspor
Aksi Curas di Arjasa Berakhir Cepat, Dua Pelaku Ditangkap
Diserbu 164 Pendaftar, MIN 1 Sumenep Perketat Seleksi dan Tegaskan Standar Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:46 WIB

Rahasia malem Jum’at/Jum’at Dibudinah: Jejak Sunyi Leluhur Menyambut Ramadan

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:35 WIB

Kajari Sumenep Lantik Dua Pejabat Strategis, Nislianudin: Pidsus dan Pidum Bukan Ruang Nyaman

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:02 WIB

Rutan Sumenep Moncer di Awal 2026, Nilai SKM 97,72 dan SPAK 98,11, Karutan: Ini Buah Kerja Kolektif

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:43 WIB

Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans, Tekankan Keselamatan Berkendara Saat Situasi Darurat

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:32 WIB

Musda DEKOPINDA Sumenep Tegaskan Arah Baru Koperasi, Bupati Fauzi: Saatnya Bertransformasi dan Profesional

Berita Terbaru