JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep bersiap menyambut era baru identitas budaya melalui peresmian Tugu Keris di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melakukan kunjungan khusus pada Jumat (24/01/2025) untuk memastikan segala persiapan jelang momen bersejarah ini.
Peresmian Tugu Keris dijadwalkan pada Kamis, 30 Januari 2024, dan diproyeksikan menjadi ikon budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungannya, Bupati Fauzi didampingi oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Camat Pragaan Indra Hernawan, Penjabat Kepala Desa Sendang, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Pragaan, serta tokoh masyarakat setempat.
Camat Pragaan, Indra Hernawan, mengungkapkan optimisme atas dampak besar yang akan dihasilkan dari kehadiran Tugu Keris.
Menurutnya, tugu ini tidak hanya merepresentasikan kebanggaan budaya Sumenep, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang melimpah, terutama bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Tugu Keris bukan sekadar monumen, melainkan simbol kemajuan. Dengan kehadirannya, peluang usaha akan tumbuh, terutama di sektor UMKM. Ini adalah momen di mana Pragaan bersiap menjadi pusat aktivitas ekonomi baru,” kata Indra.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa Tugu Keris akan menjadi pusat daya tarik dengan fasilitas tambahan berupa rest area yang dilengkapi galeri potensi lokal.
Galeri ini akan memamerkan berbagai produk unggulan dari Kabupaten Sumenep, menjadikan tugu tersebut bukan hanya objek wisata, tetapi juga etalase budaya dan ekonomi.
Namun, Indra menegaskan bahwa masyarakat Pragaan perlu mempersiapkan diri menghadapi dampak lain, seperti masuknya pengaruh budaya luar. Ia mengimbau warga untuk menjaga kearifan lokal di tengah dinamika perubahan.
“Popularitas Tugu Keris pasti akan menarik banyak perhatian, termasuk budaya dari luar. Maka dari itu, warga Pragaan harus kuat secara budaya dan mental agar tidak kehilangan jati diri di tengah arus modernisasi,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan bahwa Tugu Keris tidak hanya akan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Sumenep, tetapi juga simbol identitas budaya yang mampu mendongkrak potensi ekonomi daerah.
“Tugu Keris adalah wujud semangat kita untuk melestarikan budaya sekaligusl mendorong pembangunan ekonomi. Saya berharap ini menjadi magnet bagi wisatawan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam pengembangan UMKM,” kata Bupati Fauzi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/01/2025)
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Tugu Keris merupakan bagian dari visi Kabupaten Sumenep sebagai daerah yang tidak hanya melestarikan kearifan lokal, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman.
“Kami ingin Tugu Keris menjadi simbol persatuan dan kemajuan. Semangat gotong royong yang kita tunjukkan dalam pembangunan ini adalah cerminan nilai-nilai budaya yang terus kita jaga,” singkat sosok orang nomer satu di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)









