JAVANETWORK.CO.ID.MALANG — Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Cabang Sumenep kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu perguruan silat terdepan di Kabupaten Sumenep. Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur IX yang digelar di Kota Malang, dua atlet binaan PSN Perisai Putih sukses menyumbangkan dua medali perak dalam kategori tanding kelas B.
Ketua PSN Perisai Putih Cabang Sumenep, Imam Syafi’i, S.H., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perjuangan para atlet yang tampil penuh semangat dalam ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Dua atlet kami meraih medali perak di kelas B, yaitu Arya Putra Fernanda untuk sektor putra, dan Fettum Muksin Al-Katiri untuk sektor putri. Ini adalah bukti nyata hasil kerja keras, latihan disiplin, dan semangat juang mereka di atas gelanggang,” ujar Imam kepada media ini, Sabtu (5/7).
Keberhasilan Arya dan Fettum menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga besar PSN Perisai Putih, tetapi juga bagi masyarakat Sumenep secara luas. Keduanya tampil tangguh di tengah kompetisi ketat, menunjukkan bahwa pembinaan di bawah naungan PSN Perisai Putih berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dalam PORPROV Jatim IX kali ini, kontingen pencak silat Sumenep di bawah koordinasi IPSI Sumenep mengirimkan 14 atlet. Dari jumlah tersebut, PSN Perisai Putih menyumbang dua medali perak dari kelas B, menjadikannya salah satu perguruan penyumbang medali terbanyak dalam kontingen.
“Prestasi ini menjadi pelecut semangat kami untuk terus mencetak pesilat muda yang berprestasi, tangguh secara fisik, dan kuat dalam nilai-nilai moral dan budaya bangsa,” tambah Imam.
Ia menekankan bahwa pencak silat tidak hanya soal bertanding dan meraih medali, tetapi juga merupakan warisan budaya yang sarat nilai-nilai luhur. Melalui silat, PSN Perisai Putih terus membina generasi muda yang menghargai sopan santun, menjunjung kehormatan, dan memiliki semangat bela negara.
“Kami membentuk pesilat yang lengkap: berprestasi di gelanggang, bermoral dalam kehidupan. Karena bagi kami, silat adalah jalan untuk membangun karakter bangsa,” tutupnya.
Dengan pencapaian dua medali perak ini, PSN Perisai Putih Cabang Sumenep optimis menatap berbagai ajang kejuaraan ke depan, baik di level regional, nasional, maupun internasional. Harapannya, semakin banyak talenta muda Sumenep yang tumbuh bersama Perisai Putih dan mengangkat nama daerah di kancah lebih tinggi. (REDJAVA****)












