JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Polres Sumenep bergerak cepat memastikan internalnya bersih dari penyalahgunaan narkotika. Sebanyak 26 Kapolsek jajaran menjalani tes urine mendadak yang digelar di Aula Tungga Mapolres Sumenep, Senin (2/3/2026) pagi.
Langkah ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Tes yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 09.30 WIB tersebut dilaksanakan tanpa pemberitahuan sebelumnya, sebagai bagian dari penguatan pengawasan internal dan implementasi kebijakan zero tolerance terhadap narkoba di tubuh Polri.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, dan dihadiri Wakapolres Kompol Haris Darma Sucipto, S.H., S.I.K., Kabag SDM Kompol Widiarti S., S.H., Kasat Narkoba AKP Anwar Subagyo, S.H., Kasat Intelkam AKP Moh. Nurul Komar, Kasi Propam IPTU Muhajirin, S.H., serta Kasi Dokkes AIPTU Eko Agus Setiawan, A.Md.
Proses pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan diawasi Seksi Propam bersama Seksi Dokkes untuk memastikan seluruh tahapan sesuai standar operasional prosedur. Pengawasan berlapis ini sekaligus menjadi pesan tegas bahwa komitmen pemberantasan narkoba dimulai dari internal kepolisian.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menegaskan, aparat penegak hukum harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga integritas dan kedisiplinan.
“Sebagai aparat penegak hukum, kami harus menjadi teladan. Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri. Pengawasan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala untuk memastikan institusi tetap bersih dan profesional,” tegas AKBP Anang.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh 26 Kapolsek dinyatakan negatif narkoba. Polres Sumenep memastikan kegiatan serupa akan digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontrol internal dan penguatan integritas organisasi.
Dengan langkah preventif ini, Polres Sumenep menargetkan peningkatan kepercayaan publik terhadap kinerja dan profesionalisme aparat di wilayah hukumnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. (REDJAVA****)












