FKUB Sumenep Konsolidasikan Lintas Agama, Matangkan Early Warning System untuk Cegah Konflik

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FKUB Sumenep Konsolidasikan Lintas Agama, Matangkan Early Warning System untuk Cegak Konflik

FKUB Sumenep Konsolidasikan Lintas Agama, Matangkan Early Warning System untuk Cegak Konflik

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi pada Jumat (14/11/2025), melibatkan tokoh lintas agama dari Katolik, Protestan, Buddha, Konghucu hingga Islam.

Pertemuan ini menjadi ruang konsolidasi penting untuk menilai perkembangan dinamika sosial dan menetapkan langkah strategis menjaga stabilitas daerah.

Selain membahas isu-isu sensitif dan arah kebijakan FKUB, rapat juga menyoroti penguatan kolaborasi antarlembaga keagamaan, termasuk keterlibatan organisasi baru yang siap bergabung dalam FKUB Sumenep.

Ketua FKUB Sumenep, KHR. Achmad Qusyairi, S.S., menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya sedang mematangkan program Early Warning System (EWS) sebagai instrumen deteksi dini potensi konflik sosial berbasis keagamaan.

Baca Juga :  Pesan Humanis Kapolres Sumenep di Hari Demokrasi Internasional: Jaga Kedamaian, Hormati Perbedaan

“FKUB sebagai ormas mitra pemerintah harus selalu siap dan bersinergi dengan berbagai instansi terkait. Potensi konflik sosial bisa muncul kapan saja, sehingga kesiapsiagaan adalah harga mati,” kata Kyai Qusyairi, Minggu (16/11/2025).

Pihaknya juga mengingatkan bahwa Sumenep tetap memiliki potensi menjadi sasaran kelompok-kelompok ideologis tertentu jika tidak dijaga dengan kewaspadaan bersama.

“Sumenep yang adem dan kondusif harus terus dijaga. Jangan sampai ada kelompok tertentu yang mencoba menjadikannya basis pergerakan. Radikalisme yang tampak tiarap bukan berarti mati; ideologi itu masih hidup dan hanya menunggu momentum untuk kembali muncul,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Sumenep : Pengawasan Penggunaan Handphone atau Gadget Bagi Anak Siswa Tanggung Jawab Orang Tua

Kyai Qusyairi juga menyampaikan bahwa FKUB Sumenep menyambut baik niat ABI (Ahlul Bait Indonesia) untuk bergabung secara resmi ke dalam FKUB.

“Tentunya kehadiran ABI memperkuat posisi FKUB sebagai wadah inklusif bagi ormas-ormas moderat di Sumenep,” jelasnya.

Pengasuh Ponpes Hidayatul Ulum Utara Gadu Barat Kecamatan Ganding menyebut bahwa ABI telah menyampaikan keinginannya agar keberadaan mereka diakui secara formal di bawah naungan FKUB, sekaligus berharap dukungan agar organisasi tersebut dapat berperan aktif dalam menjaga kerukunan masyarakat.

Baca Juga :  Di Acara TTKKDH, Kapolri Serukan Lestarikan Budaya Hingga Hingga Wujudkan SDM Unggul

Dirinya menegaskan bahwa FKUB terbuka bagi kelompok-kelompok moderat yang memegang prinsip inklusif dan toleran.

“Kami di FKUB bersama seluruh perwakilan lintas agama berkomitmen berjalan seiring untuk mencegah setiap potensi pemicu konflik, dan kehadiran ABI sebagai kelompok moderat tentu memperkuat upaya tersebut,” pungkasnya.

Dengan bergabungnya ABI, FKUB Sumenep diyakini semakin memiliki spektrum representasi keagamaan yang luas, memperkuat dialog lintas iman, serta memperkokoh struktur pencegahan konflik berbasis partisipasi masyarakat. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Hijrah Menuju Kemajuan, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Sumenep Perkuat Karakter dan Kompetensi
Mahasiswa Uniba Madura Rilis Film Horor Budaya “Bisikan Luhur”, Angkat Adab dan Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi
Semai Literasi ke Pelosok Desa, Perpusling Dispusip Sumenep Sambangi MDT Al Hasni Awwaliyah
Peringati 1 Muharram 1448 H, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Semangat Perubahan
Anwar Syahroni Yusuf: Kebersihan Berawal dari Diri Sendiri dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
PGRI Sumenep dan Kadisdik Sepakat Jaga Kondusivitas Pendidikan di Tengah Dualisme Organisasi
Respons Cepat Bencana, Pemkab Sumenep Salurkan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran Dusun Kalompang
Bazar Literasi dan Batik Lebatu SDN Lenteng Barat I Sumenep Tuai Apresiasi, Lahirkan Generasi Kreatif dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:05 WIB

Hijrah Menuju Kemajuan, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Sumenep Perkuat Karakter dan Kompetensi

Senin, 15 Juni 2026 - 22:31 WIB

Mahasiswa Uniba Madura Rilis Film Horor Budaya “Bisikan Luhur”, Angkat Adab dan Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi

Senin, 15 Juni 2026 - 22:05 WIB

Semai Literasi ke Pelosok Desa, Perpusling Dispusip Sumenep Sambangi MDT Al Hasni Awwaliyah

Senin, 15 Juni 2026 - 21:08 WIB

Peringati 1 Muharram 1448 H, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Semangat Perubahan

Senin, 15 Juni 2026 - 19:19 WIB

Anwar Syahroni Yusuf: Kebersihan Berawal dari Diri Sendiri dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Berita Terbaru