JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesejahteraan warganya.
Bertempat di Pendopo Ibnu Rasul, Jumat (13/06/2025), Kepala Desa Pabian, Zulfikar Ali Mustakim, S.E., secara simbolis menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada warga penerima manfaat untuk periode April hingga Juni 2025.
Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp900.000 per orang.
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh unsur TNI, Polri, tokoh perempuan, serta aparatur desa dan kecamatan.
Momen penyaluran BLT ini bukan hanya sekadar kegiatan formalitas, tetapi menjadi simbol nyata hadirnya negara di tengah-tengah rakyat kecil.
“Ini bentuk kehadiran pemerintah desa yang peduli dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang terdampak secara ekonomi. BLT ini bukan sekadar bantuan uang, tetapi representasi dari semangat gotong royong dan komitmen kami untuk menghadirkan keadilan sosial,” ujar Zulfikar dalam sambutannya.
Zulfikar menegaskan bahwa proses pendataan dan seleksi penerima manfaat dilakukan secara ketat, akuntabel, dan berlandaskan asas keadilan sosial.
“Kami memastikan bantuan ini tepat sasaran. Yang menerima benar-benar mereka yang layak dan membutuhkan,” jelasnya.
Suasana haru pun terlihat saat salah satu warga lansia menerima bantuan secara simbolis. Warga yang hadir pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah desa.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan hidup kami,” ujar seorang ibu penerima manfaat dengan mata sendu.
Hadir pula dalam acara tersebut aparat kepolisian dan TNI yang turut mengawal kelancaran distribusi bantuan.
Kehadiran mereka menegaskan sinergi antar lembaga dalam upaya mewujudkan desa yang aman, sejahtera, dan berdaya.
BLT Desa Pabian tahun 2025 menjadi salah satu bentuk konkret program prioritas nasional yang dikelola dengan sangat baik di tingkat desa.
Kinerja Kepala Desa Zulfikar Ali Mustakim pun menuai apresiasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pengamat kebijakan publik.
Dengan semangat transparansi dan akuntabilitas, Desa Pabian kini dinilai sebagai salah satu desa percontohan dalam pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Sumenep.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus berinovasi dan bekerja keras agar Pabian menjadi desa yang mandiri, makmur, dan membanggakan masyarakatnya,” pungkas Zulfikar optimistis. (REDJAVA****)












