Bersih-Bersih Lapas: 2.284 Bandar Dipindah, Komitmen Keras Menteri IMIPAS Ditegaskan

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Pemerintah menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap peredaran narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan).

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, memastikan perang terhadap narkoba di balik jeruji besi terus diperketat melalui langkah konkret dan terukur.

Pernyataan itu disampaikan menyusul sorotan dari Komisi III DPR RI terkait masih adanya praktik peredaran narkotika di dalam lapas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memandang ini sebagai bentuk kepedulian bersama. Segala bentuk peredaran narkotika, baik oleh warga binaan maupun oknum petugas, adalah pelanggaran serius dan tidak akan kami toleransi,” tegas Agus, Kamis (9/4).

Pemerintah tidak tinggal diam. Kementerian Imipas memperkuat sistem pengawasan berbasis teknologi dengan pemasangan CCTV terintegrasi di berbagai titik rawan, serta meningkatkan intensitas razia, baik rutin maupun insidentil.

Baca Juga :  Cetak Generasi Emas Sumenep, Kepala Kemenag Serahkan Penghargaan Kompetisi PAI, Matematika dan IPA di MTsN 2

Langkah ini dijalankan secara kolaboratif bersama Badan Narkotika Nasional, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Tentara Nasional Indonesia untuk memastikan penindakan berjalan terpadu dan efektif.

Di internal, Kementerian Imipas menegaskan bahwa integritas petugas adalah garis depan pemberantasan narkotika. Agus memastikan tidak ada ruang bagi kompromi.

“Kami berkomitmen menindak tanpa pandang bulu. Jika ada petugas yang terlibat, sanksi tegas hingga proses hukum akan diberlakukan,” ujarnya.

Sejumlah oknum bahkan telah dijatuhi sanksi berat hingga pemecatan, sebagai bukti bahwa penegakan disiplin bukan sekadar retorika.

Baca Juga :  Kapolri Ceritakan Perjalanan Proses Persiapan Hari Juang Polri

Langkah strategis lainnya adalah pemindahan warga binaan kategori bandar dan berisiko tinggi ke Nusakambangan. Hingga kini, tercatat sebanyak 2.284 orang telah dipindahkan.

Menurut Agus, kebijakan ini bukan sekadar relokasi, melainkan bagian dari strategi besar untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di dalam lapas.

“Dengan memindahkan ‘biang kerok’, kami berharap lapas dan rutan bisa benar-benar bersih dari transaksi narkotika,” jelasnya.

Selain pendekatan represif, pemerintah juga memperkuat program rehabilitasi dan pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Tujuannya jelas: mencegah residivisme dan memastikan mereka kembali ke masyarakat sebagai individu yang mandiri.

Baca Juga :  Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi Lantik 213 Siswa Diktuba Polri Gelombang II Tahun 2022

Program ini dijalankan melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dengan berbagai lembaga pemerintah dan organisasi non-pemerintah.

Agus mengakui bahwa peredaran narkotika di dalam lapas merupakan persoalan kompleks yang membutuhkan penanganan menyeluruh dan kolaboratif.

Karena itu, pemerintah membuka ruang dialog dan menerima masukan dari berbagai pihak demi penyempurnaan kebijakan.

“Kami akan terus melakukan evaluasi agar lapas dan rutan benar-benar menjadi tempat pembinaan yang aman, bersih dari narkotika, dan mendukung reintegrasi sosial warga binaan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Pelantikan KJS 2026–2029 dan Launching MEC 2026, Bupati Fauzi Ajak Insan Pers Perkuat Pembangunan Sumenep
Pengurus Ambalan Jokotole–Dewi Ratnadi MAN Sumenep Resmi Dilantik, Siapkan Generasi Pemimpin Berkarakter
Kapolresta Sumenep Terima Keris Pusaka dari Helmi Art Museum, Budayawan Perkuat Sinergi Lestarikan Warisan Budaya Madura
Kapolresta Sumenep Nobar Hoegeng Awards 2026, Perkuat Integritas dan Semangat Pengabdian Polri Presisi
Silaturahmi Ketua PKDI Kabupaten Sumenep Pererat Kolaborasi dan Sinergi Jaga Kamtibmas Bersama Kapolresta Sumenep
Diduga Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

BERITA TERKAIT

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:59 WIB

Pelantikan KJS 2026–2029 dan Launching MEC 2026, Bupati Fauzi Ajak Insan Pers Perkuat Pembangunan Sumenep

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:59 WIB

Pengurus Ambalan Jokotole–Dewi Ratnadi MAN Sumenep Resmi Dilantik, Siapkan Generasi Pemimpin Berkarakter

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:59 WIB

Kapolresta Sumenep Terima Keris Pusaka dari Helmi Art Museum, Budayawan Perkuat Sinergi Lestarikan Warisan Budaya Madura

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:59 WIB

Kapolresta Sumenep Nobar Hoegeng Awards 2026, Perkuat Integritas dan Semangat Pengabdian Polri Presisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:56 WIB

Silaturahmi Ketua PKDI Kabupaten Sumenep Pererat Kolaborasi dan Sinergi Jaga Kamtibmas Bersama Kapolresta Sumenep

BERITA TERBARU