APRESIASI SENIMAN 2025, WAKAPOLRES SUMENEP TEKANKAN PENTINGNYA HARMONI BUDAYA

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Sumenep Kompol Masyhur Ade Saat Menghadiri Acara Seniman Award 2025 Bersama Forkopimda di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (25/11/2025)

Wakapolres Sumenep Kompol Masyhur Ade Saat Menghadiri Acara Seniman Award 2025 Bersama Forkopimda di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (25/11/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pendopo Agung Keraton Sumenep kembali menjadi pusat perhatian pada Selasa, 25 November 2025. Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Apresiasi Seniman 2025, sebuah ajang penghormatan bagi para pelaku seni yang selama ini konsisten menjaga denyut budaya lokal.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh nuansa tradisi itu dihadiri Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade, S.I.K., yang datang bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Baca Juga :  DPRD Sumenep Pastikan Pengawalan Penuh Terhadap Perbaikan Jalan Vital di Rubaru

Sejumlah pertunjukan khas Madura, mulai dari musik tradisional hingga tari kreasi lokal, menggugah antusiasme para tamu undangan.

Hadir pula Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., Kasdim 0827/Sumenep Mayor CBA Ari Pamungkas, para tokoh budaya, seniman senior, hingga perwakilan instansi terkait.

Di tengah ramainya apresiasi terhadap para penggiat seni, Kompol Masyhur Ade menegaskan bahwa budaya memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial.

“Seni bukan hanya karya, tetapi juga penjaga harmoni masyarakat. Polisi tentu berkepentingan menjaga ruang aman agar para seniman terus berkarya dan budaya Sumenep tidak kehilangan napasnya,” ujar Wakapolres Kompol Masyhur Ade.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap acara ini menjadi penyemangat bagi para seniman untuk terus berinovasi sekaligus menularkan kecintaan terhadap budaya kepada generasi muda.

Baca Juga :  Menyulut Semangat Reformasi: Rutan Sumenep Teguhkan Komitmen Menuju WBK dan WBBM 2025

Seni tradisi dianggap sebagai salah satu kekuatan kulturnya yang tak hanya memperkaya identitas daerah, tapi juga menjadi modal sosial bagi pembangunan. (REDJAVA/Humas****)

Berita Terkait

Sidang Korupsi BSPS Sumenep Masuki Fase Krusial, Ahli Akan Uji Fakta yang Terungkap di Persidangan
Kadis Pendidikan Sumenep: Pendidikan Maju Dimulai dari Guru dan Kepala Sekolah yang Kompak
Rapat Evaluasi Triwulan II 2026, Kemenag Sumenep Pacu Percepatan Kinerja dan Realisasi Anggaran
Pengamanan Humanis Polres Sumenep Warnai Aksi ASPIRASI di Pengadilan Negeri Sumenep
Polres Sumenep Kawal Eksekusi Objek Lelang di Jalan Dr. Cipto, Situasi Kondusif dan Humanis
Kemenag dan BNNK Sumenep Bersinergi Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Narkoba
Bupati Fauzi Apresiasi Lomba Pidato Bung Karno IWO Sumenep, Jadi Sarana Pendidikan Karakter Bangsa
PCNU Sumenep Berduka, KH Moh. Sa’id Abdullah Wafat, KH Widadi Rahim: Mautul Alim, Kehilangan Besar bagi Umat

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:30 WIB

Sidang Korupsi BSPS Sumenep Masuki Fase Krusial, Ahli Akan Uji Fakta yang Terungkap di Persidangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:12 WIB

Kadis Pendidikan Sumenep: Pendidikan Maju Dimulai dari Guru dan Kepala Sekolah yang Kompak

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:56 WIB

Rapat Evaluasi Triwulan II 2026, Kemenag Sumenep Pacu Percepatan Kinerja dan Realisasi Anggaran

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:46 WIB

Pengamanan Humanis Polres Sumenep Warnai Aksi ASPIRASI di Pengadilan Negeri Sumenep

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Polres Sumenep Kawal Eksekusi Objek Lelang di Jalan Dr. Cipto, Situasi Kondusif dan Humanis

Berita Terbaru