Rakor Festival Kucing Busok Raas Digelar, Disbudporapar Matangkan 3 Agenda Utama

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rakor Festival Kucing Busok di Aula Disbuporapar Kabupaten Sumenep, Selasa (18/11/2025

Suasana Rakor Festival Kucing Busok di Aula Disbuporapar Kabupaten Sumenep, Selasa (18/11/2025

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Persiapan Festival Kucing Busok Raas yang akan berlangsung pada Desember 2025 semakin dimatangkan.

Rapat koordinasi digelar di Aula Kantor Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudparpora) Sumenep, Selasa (18/11/2025), dipimpin Kabid Pariwisata Andri Zulkarnain, S.T., M.AP., mewakili Kadisbudparpora Sumenep.

Dalam forum tersebut, Andri menyampaikan bahwa festival tahun ini dirancang lebih besar dan terstruktur, termasuk tiga agenda inti: sosialisasi Kucing Busok Raas dengan narasumber dari DKPP dan Disbudparpora, pemeriksaan kesehatan kucing secara gratis, serta kontes Kucing Busok sebagai puncak acara.

“Kami ingin festival ini semakin bertaraf profesional dan memberikan edukasi jelas kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan Kucing Busok sebagai ikon Raas,” kata Andri Zulkarnain, S.T., M.AP.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tinjau Unit Pengolahan Ikan dan Budidaya Rumput Laut di Provinsi Maluku

Andri juga menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan acara tersebut.

Menurutnya, berbagai instansi telah menunjukkan dukungan penuh untuk menyukseskan festival.

“Setiap dinas dan pihak terkait sudah siap bergerak bersama. Mulai dari edukasi, kesehatan hewan, hingga kesiapan venue semuanya kami bahas secara detail dalam rapat ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Disbudparpora berkomitmen menjadikan Festival Kucing Busok sebagai agenda tahunan yang mampu menarik kunjungan wisatawan, bukan hanya dari kepulauan Raas tetapi juga dari luar daerah.

“Kucing Busok ini punya nilai budaya yang unik. Kami ingin menjadikannya magnet wisata baru, sehingga Sumenep semakin dikenal sebagai daerah dengan kekayaan khas yang tidak dimiliki wilayah lain,” tegasnya.

Baca Juga :  Presiden Tiba di Semarang Hadiri Peringatan HUT Ke-77 PGRI

Sementara itu, perwakilan Kecamatan Raas melalui Sekcam Raas, Bambang Risdiyanto, S.H., M.A.P., menegaskan kesiapan penuh wilayahnya untuk menjadi tuan rumah.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan telah berkoordinasi dengan berbagai unsur masyarakat dan pemilik Kucing Busok.

“Kami sudah memastikan kesiapan lokasi dan dukungan masyarakat. Festival ini selalu ditunggu warga Raas karena membawa kebanggaan tersendiri,” ujar Bambang.

Bambang menuturkan bahwa event ini tidak hanya bernilai hiburan, namun juga momentum untuk mengangkat identitas Raas ke tingkat yang lebih luas.

Baca Juga :  Baznas Sumenep Berikan Simbolis Beasiswa, Bupati Fauzi sebagai Penyemangat Belajar

“Kami berharap festival ini berdampak positif bagi Raas, baik dari sisi ekonomi, wisata, maupun pelestarian hewan khas daerah kami,” katanya.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa Kucing Busok sebenarnya telah diviralkan melalui kaos dan batik sejak Oktober 2023, sebagai upaya mengenalkan identitas Raas kepada masyarakat yang lebih luas.

Hal ini semakin memperkuat pentingnya festival sebagai wadah promosi budaya.

Dengan pembahasan yang komprehensif, seluruh pihak optimistis Festival Kucing Busok tahun ini akan berlangsung lebih meriah, tertata, dan mampu menarik perhatian publik lebih besar.

Pemerintah daerah pun berkomitmen menjadikan acara ini sebagai ikon unggulan wisata kepulauan Sumenep. (REDJAVA***)

Berita Terkait

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang
Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Narkoba, MAN Sumenep dan BNNK Perkuat Gerakan Madrasah Bersinar
MPLS SDN Totosan 3 Semarak, Mobil Perpusling Dispusip Sumenep Hadir Bangun Budaya Literasi Sejak Dini
Camat Definitif Batuputih Resmi Dilantik, Aktivis Pemuda Titip Harapan Besar untuk Perubahan Nyata

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:49 WIB

Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:19 WIB

BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terbaru