Satu Warga Binaan Rutan Sumenep Resmi Terima PB, Karutan Ingatkan Jaga Kepercayaan Negara

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sumenep Memperoleh PB

Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sumenep Memperoleh PB

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana haru menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep pada Senin (22/9/2025).

Seorang warga binaan akhirnya bisa meninggalkan jeruji besi setelah resmi mendapatkan hak integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB) dari pemerintah.

Kabar ini menjadi sorotan lantaran proses pengajuan PB tidak mudah. Pihak Rutan Sumenep menegaskan, pembebasan bersyarat hanya diberikan kepada warga binaan yang benar-benar menunjukkan perubahan sikap dan memenuhi semua ketentuan hukum.

Bukan tanpa alasan warga binaan itu bisa keluar lebih cepat. Selama menjalani masa pidana, ia dikenal berperilaku baik, rajin mengikuti program pembinaan, dan sama sekali tidak pernah terlibat pelanggaran. Semua rekam jejak tersebut menjadi bahan pertimbangan tim pengusul di Rutan Sumenep untuk mengajukan PB.

Baca Juga :  Gandeng Kelompok Perupa dan Klops Reborn, Pemkab Sumenep Akan Menggelar Pameran Lukisan "Masa Kejayaan"

Proses pengusulan dilakukan secara berlapis, mulai dari verifikasi administrasi hingga pemeriksaan substantif. Setelah dinyatakan lengkap dan sesuai, usulan itu kemudian disahkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI.

Kepala Rutan Sumenep, Heri Sutriadi, menegaskan bahwa pembebasan bersyarat adalah bentuk penghargaan negara terhadap warga binaan yang berhasil menjalani masa hukuman dengan tertib.

“Kami berharap, warga binaan yang mendapat pembebasan bersyarat dapat menjaga kepercayaan yang sudah diberikan negara. Kembalilah ke masyarakat, berbaurlah dengan baik, dan jangan sekali pun mengulangi kesalahan masa lalu,” kata Heri kepada media ini.

Heri menambahkan, kesempatan ini bukan hanya sekadar kebebasan lebih cepat, melainkan uji kepercayaan apakah warga binaan benar-benar siap kembali ke tengah masyarakat dengan perubahan yang nyata.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Tetapkan Susunan Pengurus TP PKK 2025-2030, Siapa Saja Mereka?

Lebih lanjut, Heri menegaskan bahwa program PB adalah bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan reintegrasi sosial.

‘Warga binaan tidak hanya dilepaskan begitu saja, tetapi sebelumnya sudah dibekali berbagai keterampilan dan pembinaan mental,” ungkapnya.

Mulai dari kegiatan rohani, keterampilan kerja, hingga pembinaan kepribadian menjadi bekal penting agar mereka bisa kembali hidup lebih produktif di tengah masyarakat.

“Rutan bukan hanya tempat menjalani hukuman, tapi juga tempat pembinaan. Kami ingin warga binaan keluar sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” imbuhnya.

Tak hanya pihak Rutan, keluarga warga binaan pun menyambut gembira kabar ini. Mereka berharap kesempatan kedua yang diberikan negara benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Baca Juga :  Kemenag Sumenep Genjot Inovasi Guru PAI Lewat Pembelajaran Mendalam

Masyarakat juga diimbau untuk tidak memberikan stigma negatif kepada mantan warga binaan. Dukungan lingkungan sangat penting agar proses reintegrasi berjalan lancar.

“Kesempatan kedua ini harus dijaga. Kami berharap keluarga dan masyarakat bisa ikut membantu agar yang bersangkutan benar-benar kembali sebagai pribadi yang lebih baik,” pungkas Heri.

Dengan adanya program integrasi ini, Rutan Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pembinaan sekaligus jembatan reintegrasi sosial. Negara hadir bukan hanya untuk menghukum, tetapi juga untuk memberi jalan pulang bagi mereka yang ingin berubah. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Menjaga Asa Pendidikan, Pemkab Sumenep Mulai Proses Pencairan Beasiswa bagi 126 Mahasiswa
Hallo Masyarakat Sumenep, Saatnya Dukung Jagoan Anda di Semifinal Festival Karaoke Dangdut Bupati Sumenep Cup 2026
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, BPS Sumenep Bangun Sinergi Strategis dengan Polres
Di Tengah Langit Mendung, KBS Sumenep Tebar Kebahagiaan Lewat 105 Bungkus Nasi BUNGTURAT
Hendak Ambil Kayu ke Ladang, Warga Lobuk Sumenep Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Desa
Over Kapasitas Jadi Perhatian, Rutan Sumenep Pindahkan 9 WBP Demi Optimalisasi Pembinaan
Edukasi Hantavirus di Rutan Sumenep, Langkah Nyata Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan Sehat dan Aman
Polres Sumenep Mantapkan Dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional Melalui Anev Bersama Polsek

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:29 WIB

Menjaga Asa Pendidikan, Pemkab Sumenep Mulai Proses Pencairan Beasiswa bagi 126 Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:46 WIB

Hallo Masyarakat Sumenep, Saatnya Dukung Jagoan Anda di Semifinal Festival Karaoke Dangdut Bupati Sumenep Cup 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, BPS Sumenep Bangun Sinergi Strategis dengan Polres

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:22 WIB

Di Tengah Langit Mendung, KBS Sumenep Tebar Kebahagiaan Lewat 105 Bungkus Nasi BUNGTURAT

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Hendak Ambil Kayu ke Ladang, Warga Lobuk Sumenep Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Desa

Berita Terbaru