JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Era digital menuntut para dai untuk tidak hanya piawai berbicara di mimbar, tetapi juga mampu berdakwah melalui berbagai platform digital.
Menjawab tantangan ini, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep menggelar Pelatihan Dakwah Digital pada Sabtu (15/2/2025).
Ketua Panitia, Raudlatun Odax, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan terobosan baru bagi Fatayat NU Sumenep.
“Selama ini kami rutin mengadakan pelatihan dakwah, tetapi berbasis digital ini yang pertama. Ini bagian dari upaya kami membekali kader agar bisa berdakwah di ruang digital dengan efektif dan profesional,” ujarnya.
Sebanyak 40 peserta dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU di Sumenep, termasuk dari wilayah kepulauan, mengikuti pelatihan ini.
Mereka dipilih secara selektif berdasarkan pemahaman dasar literasi digital, sehingga materi yang diberikan bisa langsung diaplikasikan.
Fatayat NU Sumenep menggandeng TVNU Sumenep, RRI Sumenep, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep dalam pelatihan ini.
Materi yang disampaikan mencakup teknik berbicara di depan kamera, pengelolaan konten media sosial, hingga strategi menyebarkan pesan dakwah agar lebih luas jangkauannya.
“Kita ingin melahirkan daiyah-daiyah digital yang tidak hanya cakap dalam menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga memahami strategi komunikasi modern. Dengan begitu, pesan dakwah bisa lebih diterima oleh masyarakat, khususnya generasi muda,” tambah Odax.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kader Fatayat NU Sumenep untuk lebih aktif berdakwah di dunia digital. Dengan dukungan berbagai pihak,
Fatayat NU optimistis mampu mencetak generasi dai yang adaptif dengan perkembangan zaman dan mampu bersaing di era digital. (REDJAVA****)












