JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep menggelar razia kamar hunian warga binaan yang dirangkaikan dengan tes urine bagi pegawai dan warga binaan, Jumat (09/01/2026).
Kegiatan ini digelar untuk mencegah masuknya barang terlarang yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Rutan, sekaligus mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Razia dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR) Sumenep, Abdurrahman Faizal Bahari, bersama jajaran staf pengamanan dan didukung personel TNI dari Subdenpom V/4-3 Sumenep. Petugas menyisir seluruh kamar hunian secara menyeluruh.
Selain razia, sebanyak 21 pegawai mulai dari pejabat struktural, staf, hingga anggota regu pengamanan, serta 20 warga binaan kasus narkotika yang dipilih secara acak, mengikuti tes urine. Hasilnya, semua peserta dinyatakan negatif.
Kepala KPR Sumenep, Abdurrahman Faizal Bahari menegaskan, sebelum memberikan keterangan, bahwa langkah ini merupakan upaya rutin menjaga keamanan.
“Razia dan tes urine ini merupakan langkah preventif yang kami lakukan secara rutin. Kami ingin memastikan Rutan Sumenep tetap aman, tertib, dan bebas dari narkoba. Alhamdulillah, hasil tes negatif hari ini menunjukkan komitmen seluruh pegawai dan warga binaan,” kata Abdurrahman disela-sela kegiatan.
Secara terpisah, Kepala Rutan Sumenep Aditya Wahyu Rahmadani Kepala Rutan Sumenep menekankan pentingnya dukungan program nasional dan sinergi aparat.
“Kegiatan ini bukan sekadar razia. Ini bagian dari upaya strategis kami mendukung P4GN. Sinergi dengan aparat penegak hukum penting agar keamanan di Rutan selalu terjaga,” ujarnya menambahkan.
Langkah ini menegaskan keseriusan Rutan Sumenep dalam menjaga keamanan, mencegah masuknya barang terlarang, dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. (REDJAVA/$$$)












