JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mengakselerasi inovasi pelayanan pajak daerah. Hal itu terlihat dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) TPP2DD ke-5 yang digelar di Ruang Rapat Graha Aria Wiraraja, kantor Pemkab Sumenep, Senin (24/11/2025)
Acara ini dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, Plt Sekdakab Sumenep Drs. Syahwan Efendi, Asisten III Ferdiansyah Tetrajaya SH., MH., Kepala Bapenda Faruk Hanafi S.Sos., M.Si., para pimpinan OPD, serta seluruh camat se-Kabupaten Sumenep.
Dalam laporannya, Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari launching inovasi digitalisasi pajak daerah sebelumnya.
“Tahun depan akan kita mulai dengan sosialisasi lebih dulu. InsyaAllah SPPT PBB-P2 sudah bisa dicetak di desa. Ini terobosan sekaligus inovasi pelayanan Bapenda agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan pajak,” kata Faruk dalam sambutannya.
Faruk menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HLM TPP2DD ke-5 ini menjadi bagian penting dari implementasi Kanal QRIS dan e-SPPT PBB-P2, sebagai upaya mempercepat digitalisasi pembayaran pajak daerah.
“Digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan. Kanal QRIS dan e-SPPT mempercepat transaksi, lebih transparan, dan meminimalkan potensi kesalahan administrasi,” tegasnya.
Mantan Camat Teladan Provinsi Jawa Timur itu juga menyampaikan bahwa Bapenda Sumenep berkomitmen untuk terus memperbaiki layanan, termasuk memperluas akses pembayaran non-tunai hingga ke level desa.
“Dengan dicetaknya SPPT di desa, masyarakat tak perlu jauh-jauh ke kota. Semua bisa selesai di wilayah masing-masing secara cepat dan efisien,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Faruk mengapresiasi dukungan Wakil Bupati, jajaran Sekdakab, serta para camat dan OPD yang hadir dalam mendukung penuh digitalisasi pajak di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)












