Smart Society: Pemkab Sumenep Raih Penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI

  • Whatsapp
Bupati Sumenep (tengah) menerima penghargaan Smart Society dari kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (foto.dok. sumenepkab.go.id)
Bupati Sumenep (tengah) menerima penghargaan Smart Society dari kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (foto.dok. sumenepkab.go.id)
banner 468x60

Javanetwork.co.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengimplementasikan program smart city (kota pintar) katagori Smart Society Gerakan Menuju Smart City, mendapat penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, (14/12).

Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil meraih penghargaan Smart Society untuk program pencegahan dan kesiapsiagaan atas pelaksanaan penyediaan layanan nomor panggilan darurat Call Center 112, yang bebas pulsa dalam rangka melayani masyarakat.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Penghargaan ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, untuk melakukan inovasi program secara berkelanjutan, dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH seusai menerima penghargaan di International Convention Exhibition (ICE) BSD City Tanggerang, Selasa (14/12/2021).

Pihaknya mengharapkan, masyarakat bisa mengoptimalkan layanan berbasis digital ini, karena keberadaan smart city salah satunya layanan call center 112, bukan sekedar mengutamakan teknologi semata, tetapi bagaimana masyarakat memanfaatkan untuk melayani kebutuhannya secara maksimal.

“Kami (Pemkab Sumenep) terus berupaya untuk melayani yang terbaik kepada masyarakat, sejalan Kabupaten Sumenep menuju kota cerdas (smart city), yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi,” imbuhnya.

Sementara penyerahan penghargaan dilakukan Direkur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo, Anang Latif kepada Bupati Achmad Fauzi pada Indonesia Smart City Conference di International Convention Exhibition (ICE) BSD City Tanggerang, Selasa (14/12/2021).

Bupati mengatakan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajarannya harus melahirkan inovasi program melalui smart city, sehingga tercipta kualitas pelayanan publik yang berkualitas.

“Inovasi program hendaknya terus dilakukan setiap OPD untuk mengembangkan pembangunan sesuai dengan potensinya, supaya mampu meningkatkan daya saing daerah,” pungkasnya.

Pemerintah untuk membangun kota pintar ada enam pilar, yaitu smart governance, smart society, smart living, smart economy, smart environment, dan smart branding. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan