Bawaslu Sumenep Larang Petugas Pantarlih Gunakan Jasa Orang Lain

  • Whatsapp
Ketua Bawaslu Sumenep, Achmad Zubaidi
banner 468x60

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bawaslu Kabupaten Sumenep, Jawa Timur memetakan sejumlah titik-titik kerawanan dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada November 2024 mendatang. Salah satu jenis kerawanan itu adalah berupa joki dalam coklit.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumenep, Achmad Zubaidi mengatakan pihaknya sudah bisa membaca dan mengidentifikasikan beberapa kerawanan dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit), salah satu adalah berupa kemungkinan menggunakan joki dalam coklit.

Bacaan Lainnya

banner 468x60

“Untuk itu saya tegaskan kepada petugas pantarlih untuk wajib turun langsung kelapangan, tidak menggunakan jasa orang lain (joki) dalam melaksanakan tugasnya,” kata Ketua Bawaslu, Achmad Zubaidi saat dikonfirmasi awak media, Senin (01/07/2024).

Pantarlih yang sengaja dibentuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui panitia pemungutan suara (PPS) di masing-masing desa tidak boleh digantikan orang lain atau joki saat melakukan pelaksanaan kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih.

“Siapapun saja itu tidak dibolehkan, meskipun itu pihak keluarganya sendiri, baik itu suami, istri ataupun anaknya. Itu tidak tetap saja tidak boleh. Kalau memang tidak bisa iya mundur saja,” ungkap Achmad Zubaidi menjelaskan.

Apalagi kata Zubaidi sapaannya, menuturkan lebih jauh, petugas Pantarlih itu kan sudah diambil sumpahnya sebelum melaksanakan tugasnya, dan menggunakan jasa orang atau joki itu sebuah bentuk pelanggaran.

“Petugas Pantarlih yang dilantik itu harus dan wajib datang sendiri melakukan pencocokan dan penelitian ke rumah-rumah warga secara langsung, bukan hanya diatas meja, apalagi diganti orang lain. Itu dilarang,” tukasnya. (REDJAVA****)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan