Ketum ITNMI Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih kepada Institusi Polri, Terkait Penanganan Kasus Penganiayaan Disabilitas di Sumenep

  • Whatsapp
Berikut Pernyataan Ketum ITNMI Atas Kasus Penganiayaan Disabilitas di Sumenep
banner 468x60

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Ketua Umum Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia (ITNMI), Yogi Matsoni memberikan pernyataan apresiasi dan terima kasih kepada institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri)

Hal itu dikatakan dirinya menyikapi kasus yang terjadi pada Ketua ITNMI Kabupaten Sumenep dan telah direspon cepat Kapolres Sumenep dengan ditetapkannya dua pelaku penganiayaan tersebut.

Bacaan Lainnya

banner 468x60

Dalam video yang diunggah di group WhatsApp Mitra Humas Polres Sumenep, Ketum ITNMI, Yogi Matsoni menyampaikan apresiasi dan terima kasih.

Didampingi Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Imam Sugianto, MSi, dirinya sampaikan terima kasih kepada Kapolri, Kapolda Jatim dan Kapolres Sumenep beserta jajaran.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri, Bapak Kapolda Jatim dan Bapak Kapolres Sumenep beserta jajaran yang menyelesaikan kasus yang menimpa saudara kami yaitu Ketua ITNMI Sumenep,” kata Yogi Matsoni, Sabtu (08/06/2024).

Pihaknya menyampaikan syukur Alhamdulillah sekarang kasus yang menimpa Ketua ITNMI Sumenep sudah ditangani dengan serius oleh pihak Polri, khususnya Polres Sumenep.

“Karena beliaulah adalah pelindung kita. Mudah-mudahan apa yang dilakukan bapak-bapak kepolisian ini, Allah SWT membalas dengan pahala yang sempurna,” ungkapnya dalam video tersebut.

Sementara itu, Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Imam Sugianto, MSi menyampaikan terima kasih kepada Pak Soni, Pak Zainul dan Pak Kajati Arif Pribadi atas kedatangannya ke Polda Jatim.

“Selain beliau-beliau bersilaturahmi ke Polda Jatim juga memberikan perhatian khusus terhadap penanganan kasus penganiayaan disabilitas yang terjadi di Kabupaten Sumenep,” ujar Kapolda Jatim.

Kata Kapolda Jatim menyebut terkait kasus penganiayaan terhadap disabilitas di Kabupaten Sumenep sampai saat ini Polres Sumenep sudah melakukan penahanan terhadap ke dua tersangka.

“Saya tadi langsung berkomunikasi kembali dengan Kapolres Sumenep untuk segera menuntaskan pemberkasannya,” tegas Kapolda kelahiran kota Malang tersebut.

Lebih lanjut pucuk pimpinan tertinggi di Polda Jatim berharap agar pemberkasan kasus penganiayaan terhadap disabilitas di Sumenep disegerakan untuk disidangkan sehingga mendapatkan perlakuan yang adil.

“Kepada Polres Sumenep untuk ajukan proses pemberkasannya dan limpahkan ke kejaksaan Sumenep. Mohon support dan doanya. Semoga lancar semuanya,” tutup Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Imam Sugianto, MSi. (REDJAVA****)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan