JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebanyak 189 mahasiswa Universitas PGRI Sumenep mengikuti studi tour akademik ke Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada 14–15 Desember 2025. Kegiatan tahunan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi bahasa Inggris mahasiswa melalui pembelajaran berbasis praktik langsung di pusat pendidikan bahasa terbesar di Indonesia.
Jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mahasiswa yang terlibat berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Matematika (PMTK). Lonjakan partisipasi tersebut mencerminkan tingginya kesadaran mahasiswa akan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai bekal akademik dan profesional.
Selama dua hari, para mahasiswa mengikuti program pembelajaran intensif di Wikrama English Course, salah satu lembaga ternama di Kampung Inggris Pare. Metode pembelajaran yang diterapkan menekankan praktik komunikasi aktif, diskusi kelompok, serta simulasi percakapan dalam situasi sehari-hari. Mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan tutor profesional serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu peserta, Andika Santoso, menilai pengalaman belajar langsung di Kampung Inggris memberikan dorongan motivasi yang berbeda dibandingkan pembelajaran di kelas. “Belajar di lingkungan yang semuanya menggunakan bahasa Inggris membuat kami lebih berani berbicara dan tidak takut salah. Ini pengalaman yang sangat berharga,” kata Andika kepada media ini, Minggu (14/12/2025)
Pandangan serupa disampaikan Moh. Syahril Fajar. Menurut dia, studi tour ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kemampuan bahasa, tetapi juga membangun kepercayaan diri mahasiswa. “Selain belajar bahasa Inggris, kami bertemu banyak peserta dari berbagai daerah. Relasi dan mental percaya diri kami ikut terbentuk,” ujarnya menambahkan.
Pihak Universitas PGRI Sumenep menilai kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi lulusan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Melalui pengalaman belajar di Kampung Inggris, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan kemampuan bahasa Inggris dalam perkuliahan, dunia kerja, maupun kehidupan sosial.
Ke depan, universitas berencana mempertahankan program studi tour ini dengan cakupan yang lebih luas dan konsep pembelajaran yang semakin inovatif. Kampung Inggris Pare dipandang sebagai laboratorium bahasa yang efektif untuk membangun karakter pembelajar aktif dan adaptif di kalangan mahasiswa. (REDJAVA****)












