Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Sampaikan Bela Sungkawa Atas Tragedi KLM Kuning GT 06

  • Whatsapp
Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH
banner 468x60

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Tragedi tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Kuning GT 06 di wilayah perairan Giligenteng, Kecamatan Giligenteng Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur mendapat perhatian serius Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.

Laka laut itu mengakibatkan tiga penumpang hilang dan dua orang tewas, berawal saat KLM Kuning GT 06 berlayar dari Pelabuhan Panarukan Situbondo menuju Pulau Giliraja Kecamatan Giligenteng Kabupaten Sumenep, Rabu (19/07/2023) malam.

Bacaan Lainnya

banner 468x60

Inseden tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Kuning GT 06 diduga menabrak tiang Rig pengeboran HCML MAC milik PT. Medco Energi sebelum kapal tersebut tenggelam.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH dalam hal ini, menyampaikan duka yang mendalam dan ungkapan bela sungkawa atas tragedi tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Kuning GT 06 di perairan Giligenteng.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kami turut bela sungkawa dan duka cita mendalam atas tragedi itu. Semoga tragedi KLM Kuning GT 06 menjadi yang terakhir,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH pada keterangan tertulis, dikutip dari Detikcom, Jum’at (20/07/2023).

Orang nomer satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep itu menuturkan akan membantu pencarian yang masih belum diketemukan sampai saat ini.

Selain itu juga, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Sumenep itu menyampaikan, terkait keselamatan pelayaran laut, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah memiliki program perlindungan bagi nelayan, yakni aplikasi SiKapal.

“Aplikasi ini merupakan alat pendeteksi atau automatic identification system (AIS) kapal yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada nelayan,” terang Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH.

Alat elektronik ini ditempatkan di perahu dan dapat mengirimkan sinyal berupa alarm darurat dari lokasi secara langsung ke server yang berada di Call center 112, belum lama ini aplikasi itu diluncurkan Pemkab Sumenep.

“Aplikasi SiKapal ini merupakan upaya kami dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat Sumenep, khususnya nelayan untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat berlayar,” tandasnya. (REDJAVA****)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan