Cegah Human Traficking, Polres Sumenep Bentuk Satgas TPPO

  • Whatsapp
Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, SH, SIK, MH
banner 468x60

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Madura Jawa Timur membentuk Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, SH, SIK, MH mengatakan TPPO ini merupakan atensi langsung Presiden Jokowi yang disematkan kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, MSi.

Bacaan Lainnya

banner 468x60

“Pada saat ini karena maraknya warga Indonesia yang menjadi korban TPPO ke luar Negeri,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, SH, SIK, MH. Selasa (27/06/2023).

Oleh karena karena menurut pucuk pimpinan tertinggi di korps Bhayangkara Sumenep itu, menyebut Polres Sumenep sudah membentuk satgas pencegahan TPPO tersebut, namun yang beredar dikalangan, kasus tersebut banyak terjadi di luar Madura.

“Akan tetapi tidak menutup kemungkinan hal itu bisa terjadi di Kabupaten Sumenep karena Sumenep terdiri dari banyak kepulauan,” ungkap eks Kasubdit Dittipikor Bareskrim Polri itu.

Kapolres yang dikenal presisi dan responsif kepada semua elemen itu mengungkapkan satgas yang dibentuk gencar melakukan himbauan dan arahan kepada masyarakat agar jangan mudah terpancing tawaran kerja keluar negri dengan iming-iming gaji besar.

Selain itu juga, menurut Kapolres Edo lebih lanjut menuturkan oknum pelaku TPPO juga menggunakan visa kunjungan serta tiket pulang pergi sudah diurus pelaku sindikat TPPO, sehingga sering terjadi paspor dan visa ditahan oleh pelaku di luar negeri.

“Dan apabila itu sampai terjadi, maka pelaku TPPO akan menyelundupkan orang dengan ilegal ke luar negeri dan dipekerjakan tidak sesuai dengan perjanjian awal,” terangnya.

Lebih jauh Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, SH, SIK, MH menambahkan karena sudah tidak sesuai dengan perjanjian awal kerja, dari itulah PMI menjadi karyawan di cafe-cafe hingga prostitusi.

“Apabila masyarakat ataupun warga mendapati modus-modus seperti itu. Kami mohon untuk segera laporkan ke Polsek terdekat ataupun Polres Sumenep untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (REDJAVA****)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan