Pastikan Penerapan PPKM Mikro, Kabaharkam Polri Apresiasi Dan Imbau Masyarakat Jangan Panik

  • Whatsapp
Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dampingi Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dan PPKM Mikro di kota malang (foto: Kominfo)
Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dampingi Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dan PPKM Mikro di kota malang (foto: Kominfo)
banner 468x60

Javanetwork.co.id, Malang Kota – Dari beberapa daerah di Jawa Timur, kasus Covid-19 di Kota Malang tergolong tinggi karena setiap hari penambahannya meningkat signifikan. Terkait hal tersebut Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol. Arief Sulistyanto mengagendakan kunjungan kerjanya ke Kota Malang, (11/2).

Pihaknya ingin mengetahui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan penerapan protokol kesehatan, terutama di tempat-tempat keramaian atau pusat berkumpulnya massa. Dalam kunjungannya ini, Komjen Arief mendatangi Kantor Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen dan sebuah pusat perbelanjaan yang ada di Jalan Veteran.

Bacaan Lainnya

banner 468x60

Menurutnya, di Kota Malang pada dasarnya penerapan protokol kesehatan dan apa yang dikerjakan Satgas Covid-19 termasuk pelaksanaan PPKM Mikro selama ini, sudah cukup baik dan patut diapresiasi. Dia pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam kondisi seperti saat ini, yaitu ketika virus Omicron terus merebak penularannya.

“Yang terpenting bagi setiap warga masyarakat selalu berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti selalu menggunakan masker, menjauhi kerumunan dan berpola hidup sehat. Meski demikian, jajaran Satgas Covid-19 hendaknya tetap intens dalam penegakan protokol kesehatan, karena dengan penanganan bersama maka hasilnya juga akan maksimal,” imbuh Komjen Arief, jum’at (11/2/2022).

Jika Satgas Covid-19 bekerja maksimal dan warga masyarakat berdisiplin dalam penerapan protokol Kesehatan, kata dia, maka pandemi ini akan terkendali dengan baik dan pada akhirnya akan mengungkit perekonomian. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kabaharkam mengimbau semua pihak seperti kepala daerah, pengusaha dan pimpinan TNI/Polri di daerah agar memfasilitasi sarana prasarana penerapan protokol kesehatan. Seperti halnya sarana untuk aplikasi PeduliLindungi dan alat pengukur suhu tubuh.

Pernyataan tersebut diamini oleh Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji usai mendampingi Kabaharkam. Menurutnya, berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama selalu menggunakan masker, akan berperan besar dalam menekan kasus Covid-19. Pria berkacamata ini pun tak memungkiri jika dalam beberapa hari terakhir kasus Covid-19 di Kota Malang meningkat signifikan. Oleh sebab itu, pihaknya terus mengintensifkan imbauan kepada masyarakat agar menjaga protokol kesehatan.

“Kami pun menggencarkan tracing, treatment, menyiapkan rumah sakit lapangan hingga menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Senin (14/2) dan diganti dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Karena berdasarkan prediksi epidemiologi pada bulan Februari ini sedang tinggi-tingginya kasus Covid-19,” jelas Sutiaji. (*)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan